Rabu, 28 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa


Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?

Selasa, 25 Oktober 2016 - 19:05:54 WIB


Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
© Irwan Kurniawan/Kontributor
Suasana kerja di kantor PT GSI Sukalarang.

SUKABUMIUPDATE.COM - Humas (hubungan masyarakat) PT Glostar Indonesia (GSI) 2 Sukabumi Lisa Zhu, mengeluhkan keberadaan pihak di luar perusahaan, yakni para preman yang menjadi salah satu penyebab munculnya praktek pungutan liar (Pungli) oleh calo tenaga kerja (Naker) ke GSI.

Hal tersebut dikemukakan Lisa saat berdialog dengan Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, unsur perwakilan Forum Pimpinan Daerah (forpimda), dan sejumlah kepala dinas yang ikut dalam kunjungan kerja ke PT GSI di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

"Kalau ada oknum karyawan yang melakukan Pungli di internal perusahaan, pasti akan langsung kami PHK (pemutusan hubungan kerja-red). Tapi persoalannya justru kami tidak bisa mengawasi pihak preman. Karena preman itulah yang mengkoordinir perekrutan calon pelamar di luar sepengetahuan kami," terang Lisa pada pertemuan yang juga dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota Kompol Ricardo Condrat Yusuf, Waka Polres Sukabumi Kompol Ryky Widya Muharam itu.

Bahkan ungkap Lisa, ketika perusahaannya hendak melakukan penertiban Pungli dalam rekrutmen tenaga kerja, ada preman yang melakukan tindak kekerasan terhadap salah satu staf Human and Resource Development (HRD) PT GSI 1 di Cikembar. "Kami meminta pihak kepolisian untuk bisa bekerjasama menindak preman-preman tersebut," pintanya.

Menanggapi hal itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami meminta pihak perusahaan agar jangan takut untuk mengungkap siapapun yang melakukannya. "Sesuai perintah pak presiden kepada Kapolri, polisi dalam hal Pungli ini, harus bisa memberantas pungli rekrutmen tenaga kerja."

Reporter: IRWAN KURNIAWAN/Kontributor
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar