Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?

Selasa, 25 Oktober 2016 - 19:05:54 WIB


Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
© Irwan Kurniawan/Kontributor
Suasana kerja di kantor PT GSI Sukalarang.

SUKABUMIUPDATE.COM - Humas (hubungan masyarakat) PT Glostar Indonesia (GSI) 2 Sukabumi Lisa Zhu, mengeluhkan keberadaan pihak di luar perusahaan, yakni para preman yang menjadi salah satu penyebab munculnya praktek pungutan liar (Pungli) oleh calo tenaga kerja (Naker) ke GSI.

Hal tersebut dikemukakan Lisa saat berdialog dengan Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, unsur perwakilan Forum Pimpinan Daerah (forpimda), dan sejumlah kepala dinas yang ikut dalam kunjungan kerja ke PT GSI di Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

"Kalau ada oknum karyawan yang melakukan Pungli di internal perusahaan, pasti akan langsung kami PHK (pemutusan hubungan kerja-red). Tapi persoalannya justru kami tidak bisa mengawasi pihak preman. Karena preman itulah yang mengkoordinir perekrutan calon pelamar di luar sepengetahuan kami," terang Lisa pada pertemuan yang juga dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota Kompol Ricardo Condrat Yusuf, Waka Polres Sukabumi Kompol Ryky Widya Muharam itu.

Bahkan ungkap Lisa, ketika perusahaannya hendak melakukan penertiban Pungli dalam rekrutmen tenaga kerja, ada preman yang melakukan tindak kekerasan terhadap salah satu staf Human and Resource Development (HRD) PT GSI 1 di Cikembar. "Kami meminta pihak kepolisian untuk bisa bekerjasama menindak preman-preman tersebut," pintanya.

Menanggapi hal itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami meminta pihak perusahaan agar jangan takut untuk mengungkap siapapun yang melakukannya. "Sesuai perintah pak presiden kepada Kapolri, polisi dalam hal Pungli ini, harus bisa memberantas pungli rekrutmen tenaga kerja."

Reporter: IRWAN KURNIAWAN/Kontributor
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar