Rabu, 20 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
ISIS Kehilangan Tokoh Propaganda
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang
Tragis, Nenek Ini Tinggal di Kandang Babi Bertahun-tahun


Setelah 3 Tahun Ditutup, Bandara di Benghazi Kembali Beroperasi

Minggu, 16 Juli 2017 - 18:56:03 WIB


Setelah 3 Tahun Ditutup, Bandara di Benghazi Kembali Beroperasi
© cbsnews.com
Seorang pria bersenjata melambaikan senapannya saat bangunan dan mobil dilalap api setelah dibakar di dalam kompleks konsulat A.S. di Benghazi pada 11 September 2012.

SUKABUMIUPDATE.com - Bandara Benina di kota Benghazi, Libya kembali beroperasi setelah 3 tahun ditutup gara-gara pecah pertempuran melawan teroris di kota itu. 

Bandara Benina beroperasi pada hari Sabtu, (15/7), tepatnya dua hari setelah muncul pemberitahuan resmi yang menyatakan  kelompok-kelompok teroris telah dikalahkan di kota itu.

Penerbangan yang berangkat dari bandara Benina di hari pertama pengoperasiannya terbang menuju Tripoli lalu ke Amman di Yordania dan Kufra di tenggara Libya. Maskapai  juga sudah dijadwalkan untuk terbang ke dan dari Tunis, Istanbul, Alexandria, dan Zintan, kota di wilayah barat Libya.

Pesawat yang melayani penerbangan ke berbagai kota ini merupakan maskapai pemerintah Libya yakni Libyan Airlines dan Afriqiyah Airways.

Saat Benghazi diwarnai pertempuran, maka penerbangan dan seluruh staf maskapai  dipindahkan ke bandara Labraq di timur Benghazi, jaraknya sekitar 4 jam berkendaraan mobil dari Benghazi.

Benghazi menjadi arena pertempuran pada musim panas tahun 2014 yang ditandai dengan pernyataan Komandan Angkatan Bersenjata Nasional Libya untuk wilayah timur, Khalifa Haftar agar bertempur melawan teroris.

Setelah bandara Benina di Benghazi, Libya resmi beroperasi kemarin, 15 Juli 2017, maka berikutnya akan dioperasikan kembali pelabuhan, tepatnya begitu Benghazi sepenuhnya dibebaskan dari aksi teroris. 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar