Jumat, 24 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil


Setahun Kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, GMNI Tagih Janji

Senin, 20 Februari 2017 - 16:34:33 WIB


Setahun Kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, GMNI Tagih Janji
© Garis Nurborullah
GMNI lakukan aksi demo di Pendopo Negara.

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) lakukan aksi demo di Gedung Pendopo Kabupaten di Jalan Jend. Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Senin (20/2). Mereka menagih janji Bupati-Wakil Bupati sesuai janji politik dan visi misi. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari anggota Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota.

Dari pantauan sukabumiupdate.com, para pendemo mengawali orasi di depan gerbang serta membawa beberapa spanduk dengan tulisan salah satunya "Wujudkan Sukabumi lebih baik, religius dan mandiri rakyat butuh bukti". Tak lama kemudian mereka merengsek masuk kedalam melanjutkan orasi.

Ketua GMNI Dewek Sapta mengatakan, tepat 17 Februari, satu tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi menjalankan roda pemerintahan. "Kami menagih janji visi misi serta janji janji politik untuk menciptakan Sukabumi Lebih Baik, Religius dan Mandiri. tapi pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan sulit. Masih banyak rakyat berada pada garis kemiskinan, petani tanpa lahan garapan, bahkan sampai ada yang tinggal di kandang ayam. Belum lagi busung lapar, dan yang lainya." pekik Dewek dalam orasinya.

BACA JUGA:

Anggota Baru GMNI Desak Bupati Sukabumi, Ambil Alih Tanah Untuk Rakyat

GMNI Nilai Kejari Kabupaten Sukabumi Inkonsisten

GMNI Desak Kejaksaan Bongkar Korupsi Satpol PP Kabupaten Sukabumi

GMNI, kata dia, menganggap kepemimpinan Marwan-Adjo gagal dalam membangun Sukabumi Lebih Baik. “Peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat yang dijanjikan meningkatkan kesejahteraan rakyat semua hanya omong kosong, hanya terbawa kepentingan politik. Dan pada kesempatan ini, kami akan menunggu janji Marwan-Adjo yang menyatakan, jika memang tidak bisa menuju Sukabumi Lebih Baik maka akan mengundurkan diri,” tegasnya.

Kemudian orator lainnya mendengungkan bahwa selama setahun semua janji yang pernah diutarakan pada saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) hanya omong kosong. Kepala daerah, katanya, harus bisa merasakan penderitaan rakyat. “Visi misi hanya buaian saja tanpa bukti. Semua omong kosong,” pekik salah seroang anggota GMNI.

Hingga berita ini di turunkan mahasiswa masih berorasi di depan Gedung Pendopo. Belum terlihat Bupati maupun Wakil Bupati Sukabumi menemui para pendemo.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar