Jumat, 22 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sainstek

Kiamat 23 September Diklaim Numerologis Berdasarkan Alkitab
Robot Seks Harmony Harganya Setara Mobil LCGC di Indonesia
Kronologi Temuan Harimau Jawa di Ujung Kulon
Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju
Remaja 19 Tahun Ini Raup Ratusan Juta Sebagai Gamer Profesional
Kembangkan Pesawat Jet, Honda Habiskan 1 Miliar Dolar AS
Mahasiswa Unibraw Kembangkan Alat Pendeteksi Kualitas Udara
Mahasiswa Surabaya Bikin Alat Pengisi Biogas ke Tabung Melon
Headphone Beat Meledak di Wajah, Apple Tolak Beri Kompensasi
Hadapi Ransomware WannaCry, Jangan Hanya Andalkan Antivirus


Serangan Ransomware Petya, Ini Imbauan Lembaga Sandi Negara

Kamis, 29 Juni 2017 - 13:01:22 WIB


Serangan Ransomware Petya, Ini Imbauan Lembaga Sandi Negara
© The Indian Express
Ilustrasi serangan virus Ransomware Petya pada sebuah komputer kantor.

SUKABUMIUPDATE.com - Lembaga Sandi Negara, melalui akun Twitter resminya, angkat suara soal serangan ransomware Petya. Dalam dua hari ini, ransomware Petya sedang menyerang sejumlah negara di dunia. Virus ini dikabarkan dapat melumpukan sistem perbankan, jaringan listrik, dan jaringan komunikasi.

"Ransomware Petya dikabarkan telah menyebar begitu cepat dan menginfeksi pengguna komputer di Eropa, seperti Rusia, Denmark, Ukraina, Spanyol, Prancis, Inggris, dan India," tulis akun resmi @Lemsaneg_RI, Rabu, 28 Juni 2017.

Lembaga Sandi Negara memberikan imbauan untuk menghindari serangan ransomware Petya:

1. Ransomware Petya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menginfeksi komputer. Komputer seperti melakukan proses checking disk (CHKDSK), padahal saat inilah Petya mengenkripsi hard drive. Jika hal itu sudah terjadi, diimbau untuk segera matikan komputer Anda. Jangan lupa mengambil file-file penting dari komputer dengan LiveCD.

2. Ransomware Petya memanfaatkan celah pada Microsoft SMBv1. Pencegahannya dapat dilakukan dengan menginstal patch MS17-010 dan menonaktifkan fungsi SMBv1. Selain itu juga disarankan mengupdate signature antivirus. Karena beberapa produk antivirus dilaporkan telah dapat mengidentifikasi Petya.

3. Bagi admin sistem, diimbau agar jaringan network diperbarui. Kemudian pantau port service 139/445 firewall. Pencegahan dapat dilakukan dengan mematikan service jika terdapat aktivitas mencurigakan.

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: SAINSTEK

Berikan Komentar