Sabtu, 25 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil


Sepekan Dua Tragedi, Dishub Kabupaten Sukabumi Usulkan Pintu dan Petugas Perlintasan KA ke Kemenhub

Senin, 20 Maret 2017 - 23:23:00 WIB


Sepekan Dua Tragedi, Dishub Kabupaten Sukabumi Usulkan Pintu dan Petugas Perlintasan KA ke Kemenhub
© Herry febrianto
Ilustrasi SU.

SUKABUMIUPDATE.com - Selama sepekan terakhir, dua kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api (KA) terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Hal ini terjadi bukan hanya faktor kesalahan manusia (human error), minimnya fasilitas seperti palang pintu dan petugas penjaga perlintasan juga menjadi hal yang harus segera dibenahi.

Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun Pemerintah Kabupaten Sukabumi diminta segera melakukan langkah antisipasi untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi.

Kejadian pertama, sebuah sepeda motor terserempet kereta api (KA) khusus angkutan air minum dalam kemasan (AMDK) di perlintasan tanpa penjaga, dekat Pondok Pesantren Al Amin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat(17/3).

Pengendara motor, Sahar (29) dan penumpangnya Rena Septiana (15) pelajar MTS As Saadah, terpental. Kedua korban merupakan warga Kampung Sirnabakti RT 03/06, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, selamat dan hanya mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya.

Berselang dua hari, tepatnya Minggu (19/3), kejadian serupa menimpa pedagang mie ayam Jaenal Arifin (50) warga Kampung Sukamantri RT 07/03, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, terserempet KA hingga terpental sejauh sepuluh meter.

BACA JUGA:

Terancam Gegar Otak Permanen, Penjual Mie Ayam Terserempet KA Warga Sukamantri Kabupaten Sukabumi

Korban KA, Siswi MTS As Saadah Cicurug Kabupaten Sukabumi Masih Dirawat

Pengendara Motor Disambar Kereta Api di Cicurug Kabupaten Sukabumi

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana mengaku sudah mengajukan permohonan pengadaan pintu KA termasuk petugasnya ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Posisi kami hanya sebatas mengusulkan ke pusat, idealnya setiap perlintasan ada pintu palangnya. Namun solusi sementara kami sudah memasang rambu peringatan di setiap perlintasan kereta api,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, di ruang kerjanya, Senin (20/3).

Dishubkominfo Kabupaten Sukabumi mencatat, terdapat sekitar 32 lebih titik perlintasan kereta api dari mulai perbatasan Kecamatan Cicurug dengan Bogor, hingga wilayah Kecamatan Sukaraja-Cianjur.

“Penyebab kecelakaan lebih sering karena faktor human error, makanya kami selalu mengimbau dan mengingatkan pengguna jalan untuk lebih hati-hati ketika akan melintas. Jangan karena merasa aman, menjadi ceroboh,” tandas Thendy

Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar