Kamis, 29 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa


Sempat Hanyut Tapi Pegangan ke Pintu, Sembilan Rumah di Bangkongreang Kabupaten Sukabumi Terendam

Kamis, 20 April 2017 - 16:05:52 WIB


Sempat Hanyut Tapi Pegangan ke Pintu, Sembilan Rumah di Bangkongreang Kabupaten Sukabumi Terendam
© Rawin Soedaryanto
Tampak salah seorang warga sedang membersihkan rumah yang terendam.

SUKABUMIUPDATE.com - Peristiwa sembilan rumah warga terendam di Kampung Bangkongreang RT 01/04 Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (18/4) sore (Ralat Rabu-red), ternyata menyimpan cerita mengharukan.

Luapan air dari selokan akibat tidak mampu menampung hujan yang cukup deras, mengakibatkan rumah milik warga terendam sedalam pinggang orang dewasa. Tragisnya, Destran Nugratama bocah berusia lima tahun murid TK Hartinah Bangkongreang hampir hanyut akibat aliran air yang cukup deras.

“Sempat teriak minta tolong, beruntung (Destran-red) selamat karena pegangan ke pintu dan ditolong ibunya yang pulang dari warung,” ujar Ukat Sukardi (60) salah satu warga yang rumahnya ikut terendam kepada sukabumiupdate.com, Kamis (20/4).

BACA JUGA:

Balita Hampir Hanyut, Sembilan Rumah di Bangkoreang Kabupaten Sukabumi Terendam

Diguyur Hujan, Ponpes di Bangkongreang Kabupaten Sukabumi Terancam Longsor

Empat Rumah Terancam Longsor di Cianaga dan Ciseupan Kabupaten Sukabumi

Ukat mengaku, setiap hujan besar air dari selokan yang berjarak lima meter dari permukiman warga selalu meluap. Ironisnya, hingga sekarang belum ada satupun aparat pemerintahan desa dan kecamatan yang datang ke lokasi.

“Memang belum sempat lapor, namun setidaknya Ketua RT pasti dengar kalau warganya lagi kebanjiran. Karena jarak rumah Ketua RT hanya sekitar 50 meter,” katanya.

Dirinya berharap, pemerintah bisa segera memperbaiki saluran air agar tidak terulang kembali kejadian banjir. “Saya khawatir dan takut ketika hujan turun apalagi kalau besar, karena jarak saluran drainase ke rumah hanya lima meter,” harapnya.

Sembilan rumah warga yang terendam tersebut diantaranya milik Ajip Harnadi (59), Sagala Pasaribu (60), Ibu Yayat (58), Junaedi (45), Apen (55), Ujang Samsudin (65), Cineng Bengkel (26), Agus Hidayat (45) dan Ukat Sukardi (60).

Reporter: RAWIN SOEDARYANTO/Kontributor
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar