Senin, 25 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sainstek

Kiamat 23 September Diklaim Numerologis Berdasarkan Alkitab
Robot Seks Harmony Harganya Setara Mobil LCGC di Indonesia
Kronologi Temuan Harimau Jawa di Ujung Kulon
Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju
Remaja 19 Tahun Ini Raup Ratusan Juta Sebagai Gamer Profesional
Kembangkan Pesawat Jet, Honda Habiskan 1 Miliar Dolar AS
Mahasiswa Unibraw Kembangkan Alat Pendeteksi Kualitas Udara
Mahasiswa Surabaya Bikin Alat Pengisi Biogas ke Tabung Melon
Headphone Beat Meledak di Wajah, Apple Tolak Beri Kompensasi
Misteri Perjalanan Manusia Purba dari Afrika ke Eropa Terungkap


Sejarah Hari Ini: Teori Atom Modern dan Temuan Kapal Blackfriars

Rabu, 06 September 2017 - 16:38:44 WIB


Sejarah Hari Ini: Teori Atom Modern dan Temuan Kapal Blackfriars
© Youtube.com
John Dalton, pencetus teori atom modern.

SUKABUMIUPDATE.com - Sejarah hari ini, 6 September, adalah dimulainya penggunaan simbol untuk atom. Adalah John Dalton, ahli kimia, fisika, dan meteorologi Inggris, yang mempelopori hal tersebut. Dia dikenal dengan teori atom modern dan penelitiannya tentang buta warna. 

Pada 6 September 1803, Dalton menerbitkan studinya tentang bobot relatif atom yang mengandung enam unsur, yakni hidrogen, oksigen, nitrogen, karbon, sulfur, dan fosfor. "Dia merunut bobot relatif tersebut berdasarkan analisis air, amonia, karbon dioksida, dan semacamnya, yang dikerjakan para ahli kimia sebelumnya," tulis Henry Enfield Roscoe dan Arthur Harden dalam A New View of the Origin of Daltons Atomic Theory (1896). 

Dalton menggunakan simbolnya sendiri untuk mewakili struktur senyawa atom secara visual. Ada 20 simbol elemen dan 17 molekul sederhana baru. Simbol tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sistem baru filsafat kimia.

Selain itu, 6 September juga bertepatan dengan ditemukannya Kapal Blackfriars yang berasal dari abad ke-2 Masehi di daerah Blacfriars di tepi Sungai Thames di London, Inggris, oleh arkeolog Peter Marsden. Bangkai kapal ditemukan saat membangun dinding tanggul di sepanjang Sungai Thames. Marsden menemukan yang pertama pada tanggal 6 September 1962 dan dua penemuan berikutnya ditemukan pada tahun 1970. 

"Kapal ini memiliki lambung yang terbuat dari ranting hazel, lantai dan tiang yang tebal yang disatukan dengan paku," tulis Marsden dalam Journal of Nautical Archaeology tahun 1972. Studinya berjudul "Blackfriars Wreck III: A Preliminary Note". 

Sebuah koin perunggu dari Kaisar Domitian ditemukan di tiang kapal. Menurut dia, kapal tersebut kemungkinan hancur saat membawa muatan baru karang Kentish seberat 26 ton. "Mungkin kapal ini membawa bahan-bahan konstruksi lainnya," tulis Marsden dalam jurnal.

Sisa kargo lainnya termasuk, dua pecahan tembikar, palu kayu, dan sepotong kulit. Dilihat dari posisi dan lokasi kapal, kemungkinan tabrakan antarkapal yang menyebabkan Blackfriars I tenggelam. 

Kapal kedua ditemukan Marsden pada Juni 1969 di sebelah timur Jembatan Blackfriars. Kapal itu membawa muatan batu bata. Muatan lainnya ialah batu bata merah, pipa, tembikar baru, yang kemungkinan berasal dari tahun 1660-1680. Dengan penemuan ini Marsden menyimpulkan, kapal ini membawa muatan untuk pembangunan di London pasca-kebakaran besar yang terjadi pada 2-5 September 1666.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: SAINSTEK

Berikan Komentar