Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Sehari, BNNK Sukabumi Gelar Tes Urine di Dua Lokasi Berbeda

Senin, 03 April 2017 - 15:18:31 WIB


Sehari, BNNK Sukabumi Gelar Tes Urine di Dua Lokasi Berbeda
© Garis Nurbogarullah
Salah seorang PNS Kota Sukabumi, melakukan tes urine.

SUKABUMIUPDATE.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi, Senin (3/4), menggelar tes urine di dua lokasi berbeda. 

Selain mengambil contoh urine 88 orang dari 108 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Sukabumi, hal serupa juga dilakukan di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) yang diikuti sebanyak 30 anggota TNI.

Kepala BNNK Sukabumi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Deni Yus Danial mengatakan, lingkungan kerja yang bersih dari narkoba, menunjang terlaksananya target instansi/pemda/TNI/Polri secara maksimal. Karena secara SDM, mereka mampu bekerja optimal akibat fisik dan jiwanya tidak rusak oleh narkoba.

“Saat ini di Indonesia, kontribusi jumlah penyalahgunaan terbesar, berasal dari kelompok pekerja. Karena mereka memiliki kemampuan finansial dan tekanan kerja yang besar,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Menurutnya, tingkat stres yang tinggi dapat memicu orang untuk menggunakan narkoba. Apalagi ada mitos, narkoba dapat meningkatkan stamina dan memberikan rasa senang serta percaya diri bagi penggunanya.

“Hal itu sama sekali tidak benar dan justru menjerumuskan, bahkan banyak penggunan narkoba pada lingkungan pekerja menjadi gaya hidup. Hal ini sangat tidak baik, bagi lingkungan aparatur pemerintahan maupun TNI,” katanya.

BACA JUGA:

BNNK Sukabumi Ciduk Dua Sindikat Narkoba Warga Cisaat dan Cicantayan

BNNK Sukabumi Tes Urine Penyuluh Agama

BNNK Sukabumi Sediakan Rehabilitasi Pecandu Narkoba Gratis

Terlebih, sambung Danial, permasalahan narkoba sudah masuk ke dalam kondisi darurat, tingkat penyalahguna pun sudah sangat meresahkan berbagai pihak. Sehingga, masyarakat harus lebih berhati-hati dan berupaya semaksimal mungkin, untuk menekan penyalahgunaan narkoba, yang suatu saat dapat mengancam lingkungan kerja maupun tempat tinggal.

“Kita semua dituntut, untuk dapat mengurangi prevalensi dengan program pencegahan, pemberdayaan masyarakat anti narkoba serta rehabilitasi. Strategi mengurangi prevalensi narkoba dilakukan dengan terintegrasi, komprehensif, dan seimbang untuk mengatasi persediaan dan permintaan penyalahguna narkoba di wilayah Sukabumi,” katanya.

Danial berharap, PNS dan TNI secara sinergi dapat mengembangkan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan kerja masing-masing.

Sekaligus bersinergi dengan instansi terkait seperti Kemkes, BNN, Polri, Kemsos, atau TNI membuat program tes urine dan penyuluhan narkoba secara berkala di kesatuannya masing-masing.

 “Hasilnya sudah kita berikan langsung institusi terkait, biar nanti mereka yang mengumumkan seperti apa hasilnya,” tandasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar