Selasa, 26 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
ISIS Kehilangan Tokoh Propaganda
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang
Tragis, Nenek Ini Tinggal di Kandang Babi Bertahun-tahun


Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook

Rabu, 26 April 2017 - 09:11:23 WIB


Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
© mirror.co.uk
Wuttisan Wongtalay dan anak perempuannya yang dibunuh berusia 11 bulan.

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria Thailand secara sadis merekam aksinya membunuh bayinya sebelum gantung diri melalui Facebook Live.

Rekaman yang mengerikan itu menunjukkan Wuttisan Wongtalay mengikatkan tali ke leher putrinya sebelum menjatuhkannya dari atap sebuah bangunan sepi di kota resor Phuket, sebelah selatan Thailand.

Polisi di Phuket mengatakan pihaknya dilaporkan terkait dengan insiden itu oleh rekan Wongtalay pada Senin sore, 24 April 2017.

“Keduanya sudah tidak bernyawa ketika saya tiba di lokasi kejadian,” kata Letnan Jullaus Suvannin, seperti yang dilansir Reuters pada 25 April 2017.

Pembunuhan tersebut terjadi beberapa hari setelah pemimpin Facebook, Mark Zuckerberg, bersumpah untuk bekerja agar jaringan sosial terbesar di dunia itu tidak digunakan untuk menyebarkan tindakan mengerikan seperti pembunuhan dan bunuh diri.

Zuckerberg menghadapi tekanan setelah beberapa kejadian pembunuhan dan bunuh diri terjadi hampir di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia.

Rekaman insiden keji itu bahkan masih dapat diakses masyarakat di halaman Facebook ayahnya selama kurang-lebih 24 jam. Rekaman masih dapat dilihat hingga Selasa siang, 25 April 2017, sebelum akhirnya benar-benar dihapus. Sebelum dihapus, video itu telah dilihat sebanyak ratusan ribu kali.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan ponsel disandarkan ke dinding. Polisi meyakini pria itu bertengkar dengan istrinya sebelum menggantung diri dan bayi perempuannya yang berusia 11 bulan.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar