Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
ISIS Kehilangan Tokoh Propaganda
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
Tragis, Nenek Ini Tinggal di Kandang Babi Bertahun-tahun
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang


Rusia Veto Pernyataan Kutukan Dewan Keamanan PBB ke Korea Utara

Kamis, 20 April 2017 - 18:32:37 WIB


Rusia Veto Pernyataan Kutukan Dewan Keamanan PBB ke Korea Utara
© navyrecognition.com
Korea Utara mengumumkan keberhasilannya meluncurkan rudal balistik.

SUKABUMIUPDATE.com - Rusia memveto usul Amerika Serikat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB untuk mengutuk uji coba peluncuran rudal Korea Utara. 

Selain pernyataan mengutuk, Amerika Serikat mengusulkan kepada Dewan Keamanan PBB untuk menyatakan kepada Korea Utara agar tidak melakukan uji coba nuklir lebih lanjut. 

Korea Utara sudah lima kali melakukan uji coba nuklir dan dalam waktu dekat akan melakukan uji coba yang keenam, yang diklaim sebagai terunggul dan siap dioperasikan.

Usul Amerika ke Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk Korea Utara atas peluncuran rudalnya telah didukung 14 anggota Dewan Keamanan PBB, termasuk Cina—sekutu terbesar Korea Utara dan pemilik hak veto tetap di Dewan Keamanan PBB. 

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley memberikan kebebasan kepada Korea Utara untuk mengabaikan masalah ini. Yang penting, kata Haley, Pyongyang harus tahu bahwa Amerika Serikat bukan penyerang. "Saya kira penting Korea Utara mengetahui kami tidak berusaha memilih bertarung, jadi jangan coba dan berikan hal itu kepada kami," kata Haley seperti dikutip dari CNN (20/4). 

Sebelum memveto masalah Korea Utara, Rusia—yang dikenal sebagai anggota Dewan Keamanan PBB yang kerap memveto resolusi usul Amerika Serikat—telah memveto upaya menyelamatkan lusinan orang yang menjadi korban terdampak serangan kimia. Namun, dalam kasus ini, Cina memilih abstain. 

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson akan memimpin pertemuan tingkat menteri untuk membahas isu Korea Utara di PBB pekan depan. 

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar