Senin, 20 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya

Kamis, 26 Oktober 2017 - 11:31:18 WIB


Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
© Rawin Soedaryanto
Suasana kepanikan para buruh pabrik, Kamis (26/10/2017) pagi tadi.

SUKABUMIUPDATE.com – Tiba-tiba suara riuh terdengar, jeritan dan isak tangispun pecah. Orang-orang yang didominasi wanita ini panik berlarian ke sana ke mari, berkerumun, berkumpul, dan sebagian meminta pertolongan petugas keamanan.

Informasi dihimpun, dibubarkannya sekitar ribuan buruh PT Minu Garmen Sukses (MGS) di Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis 926/10/2017) pagi tadi, akibat puluhan orang kesurupan saat kerja baru saja dimulai.

BACA JUGA: Buruh Pabrik Makanan Ringan di Cikembar Kabupaten Sukabumi, Ditemukan Tewas

Menurut Irnawan (33 tahun), salah seorang karyawan di perusahaan yang memproduksi kaos tersebut, kejadiannya bermula sekitar pukul 08.30 WIB, salah satu line operator sewing menjerit, teriak-teriak hingga tak sadarkan diri.

Setelah itu, lanjut Irnawan, merembet ke line cutting, dan selanjutnya menyebar ke mana-mana. Kesurupan tersebut pun, sambungnya, makin bertambah jumlahnya, hingga mencapai sekitar 20 orang.

BACA JUGA: Nahas, Pekerja Terbakar di Pabrik SCG Jalan Palabuhan II Gunungguruh Sukabumi

Pihak manajemen, kata karyawan bagian cutting inipun langsung mengevakuasi para korban ke klinik perusahaan, dan mushola, serta kantin, untuk diobati orang pintar.

“Akibatnya, ribuan buruh hari ini diliburkan (Dipulangkan). Hari ini pihak perusahaan akan mengadakan tawasulan, dan potong Kambing satu ekor. Harapannya, ya agar tidak terjadi lagi kesurupan,” ujar Irnawan, kepada sukabumiupdate.com saat dikonfirmasi di lokasi, pagi tadi.

Reporter: RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar