Minggu, 20 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sainstek

Robot Seks Harmony Harganya Setara Mobil LCGC di Indonesia
Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju
Remaja 19 Tahun Ini Raup Ratusan Juta Sebagai Gamer Profesional
Kembangkan Pesawat Jet, Honda Habiskan 1 Miliar Dolar AS
Mahasiswa Unibraw Kembangkan Alat Pendeteksi Kualitas Udara
Headphone Beat Meledak di Wajah, Apple Tolak Beri Kompensasi
Mahasiswa Surabaya Bikin Alat Pengisi Biogas ke Tabung Melon
Dua Alasan Nokia 3310 Klasik Tidak Berfungsi di AS
Hadapi Ransomware WannaCry, Jangan Hanya Andalkan Antivirus
Samsung Galaxy S8 Dikabarkan Dilengkapi Fitur Pengenal Wajah


Remaja India Berhasil Buat Satelit Paling Ringan di Dunia

Selasa, 16 Mei 2017 - 17:56:02 WIB


Remaja India Berhasil Buat Satelit Paling Ringan di Dunia
© Siasat
Remaja asal India Rifath Shaarook.

SUKABUMIUPDATE.com - New Delhi -Seorang remaja asal India berhasil menciptakan satelit yang dianggap paling ringan di dunia. Tidak hanya itu, bahkan satelit itu diizinkan untuk mengorbit di stasiun Badan antariksa Amerika Serikat, NASA pada Juni mendatang.

Satelit dengan bobot seberat 64 gram milik Rifath Shaarook dipilih sebagai pemenang dalam kompetisi yang disponsori oleh NASA. 

Seperti yang dilansir BBC pada (16/5), remaja yang berusia 18 tahun itu mengatakan tujuan utamanya adalah untuk menunjukkan kinerja serat karbon cetak 3-D.

Rifath mengatakan kepada media bahwa penemuannya akan melakukan misi empat jam untuk penerbangan sub-orbital. Selama waktu itu, satelit ringan akan beroperasi selama sekitar 12 menit di lingkungan gravitasi mikro.

"Kami merancangnya sepenuhnya dari awal. Satelit ini akan memiliki komputer on-board baru dan delapan sensor built-in asli untuk mengukur percepatan, rotasi dan magnetosfer bumi," ujar Rifath. 

Satelit tersebut diberi nama KalamSat untuk mengenang mantan presiden India Abdul Kalam, pelopor ambisi ilmiah aeronautika negara tersebut.

Proyeknya dipilih dalam sebuah tantangan yang disebut Cubes in Space, yang diselenggarakan oleh perusahaan idarts NASA dan perusahaan pendidikan.

Ilmuwan pendatang baru Rifath berasal dari sebuah kota kecil di Tamil Nadu dan sekarang bekerja sebagai ilmuwan utama di Ruang Kidz India yang berbasis di Chennai, sebuah organisasi yang mempromosikan sains dan pendidikan untuk anak-anak dan remaja India.

Satelit KalamSat bukanlah penemuan pertamanya. Pada usia 15 tahun, Rifath Shaarook membuat  balon cuaca helium sebagai bagian dari kompetisi nasional untuk ilmuwan muda di India. 

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: SAINSTEK

Berikan Komentar