Senin, 25 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Pilkada

Syarief Hasan Bantah Inggrid Mencalonkan di Pilkada Kota Sukabumi
Relawan Desak DPD Gerindra Coret Andri dari Calon Wali Kota Sukabumi
Jelang Pilkada Kota Sukabumi Andri Hamami Nyebrang ke Demokrat, Benar atau Hoax?
Maju di Pilkada Kota Sukabumi, Mulyono Siapkan Dua Skenario
Dari Satu Mobil Muncul Wacana Koalisi Partai Merah, Kuning, Hijau di Pilkada Kota Sukabumi
Hujan Jadi Saksi RESMI Menjemput Takdir Kemenangan Fahmi di Pilkada Kota Sukabumi 2018
Yuk Ikutan Lomba Maskot Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi 2018
Pohon Dijadikan Alat Kampanye, Trantib Parungkuda Kabupaten Sukabumi Pertanyakan Aturan
100 Persen Diusung Demokrat di Pilkada Kota Sukabumi, Andri: Saya Belum Tahu
Ini Aspirasi Arus Bawah PDI Perjuangan Kota Sukabumi di Pilkada 2018


Ragu Koalisi dengan PKS, Gerindra Jabar Dekati Partai Lain

Selasa, 12 September 2017 - 18:03:06 WIB


Ragu Koalisi dengan PKS, Gerindra Jabar Dekati Partai Lain
© Subbag Humas Setda Kabupaten Sukabumi
Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar saat memberikan sambutan dalam Festival seni budaya Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu (GNCP), Minggu (27/8/2017).

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat Syaiful Huda mengatakan partainya menyodorkan tiga nama calon wakil gubernur kepada Ridwan Kamil untuk pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. “Koalisi nanti yang akan menentukan,” kata Syaiful saat dihubungi Tempo lewat sambungan telepon, Senin, 11 September 2017.

Syaiful mengatakan tiga nama itu disodorkan Ketua Umum PKB Muhamin Iskandar kepada Ridwan Kamil. Dua di antaranya anggota DPR dari PKB, yakni Cucun Ahmad Saymsurijal di Komisi IV dan Dedi Wahidi di Komisi X. Lalu satu nama lagi adalah Syaiful Huda.

Kendati PKB menyodorkan tiga nama itu, keputusan pendamping Ridwan Kamil akan diserahkan kepada partai koalisi. “Partai koalisi yang akan mencari figur yang bisa diterima semuanya,” kata Syaiful.

Ridwan Kamil kini mengantongi surat keputusan dari DPP PKB sebagai calon yang diusung partai itu dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. “SK itu isinya menetapkan Ridwan Kamil sebagai calon gubernur yang diusung PKB. Kedua, meminta Ridwan Kamil memaksimalkan mesin PKB untuk pemenangan dia,” ujar Syaiful.

Syaiful mengatakan PKB tidak keberatan berkoalisi dengan Partai NasDem yang sudah lebih dulu mengumumkan dukungannya kepada Ridwan Kamil. “Tidak ada masalah. Tapi bergabungnya NasDem dan PKB ini baru mengantongi 11 kursi, masih membutuhkan 8 kursi agar lolos dukungan 20 persen,” tuturnya.

Dukungan partainya kepada Ridwan Kamil itu, kata Syaiful, berasal dari serangkaian pertemuan antara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ridwan Kamil. “Bertemu sudah tiga kali. Kebetulan saya mendampingi terus, cukup intensif menurut saya. Apa yang disampaikan Cak Imin itu gayung bersambut dengan yang dipikirkan RK, begitu sebaliknya, termasuk dalam konteks region Jawa Barat,” katanya.

Inisiatif pertemuan pertama dengan Muhaimin Iskandar dari Ridwan Kamil. Begitu pula dengan pertemuan kedua. Baru di pertemuan ketiga, undangan dilayangkan Muhaimin Iskandar kepada Ridwan Kamil. “Pertemuannya di kantor DPP dan kediaman beliau (Muhaimin),” ucap Syaiful.

Syaiful mengatakan, dalam sejumlah pertemuan itu, Ridwan Kamil sempat meminta kesediaan Muhaimin Iskandar memimpin koalisi yang mendukungnya dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat. “Kang Emil menyampaikan agar Ketum bersedia menjadi leader untuk koalisi. Terjemahannya secepatnya konsolidasi membangun kesepahaman. (Muhaimin Iskandar) setuju,” katanya.

Menurut Syaiful, dukungan partainya diberikan tanpa syarat. “Dukungan ini tanpa syarat. Kami hanya menitipkan sembilan agenda yang menurut kami prioritas dilakukan siapa pun yang terpilih menjadi gubernur,” katanya. Terkait dengan sembilan agenda itu, dia masih menutup rapat-rapat karena belum disampaikan kepada Ridwan Kamil. “Nanti setelah disampaikan ke Kang Emil, dibuka ke publik.”

Ketua DPW Partai NasDem Saan Mustopa menyambut gembira bergabungnya PKB untuk mendukung Ridwan Kamil. “Sudah ada langkah maju, sudah ada dua partai yang mengeluarkan rekomendasi keputusannya buat Kang Emil (Ridwan Kamil),” katanya saat dihubungi Tempo, Selasa, 12 September 2017.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar