Jumat, 20 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Keluarga

Bawang Putih Efektif Sembuhkan Impotensi, Ini Pengakuan Warga Sukabumi
Wanita Sukabumi Wajib Tahu 10 Fakta Selingkuh Ini
Yava Cafe Cicurug, Menikmati Kopi dalam Ruang Multi Konsep
Salah Kaprah tentang Berendam di Air Belerang
Nama yang Paling Banyak Dipilih untuk Bayi Lelaki Sepanjang 2017
Korban Kosmetik Ilegal Serukan Kewaspadaan Pada Konsumen
Berhijab Bukan Penghalang untuk Tampil Modis dalam Balutan Busana Kerja
Hijabers Mom Community Sukabumi, Together We Share and Care
Wali Kota: Masyarakat Kota Sukabumi Hobi Belanja
Mengenal Ricin, Racun Dahsyat Pembunuh Kim Jong-nam


Psikolog Ingatkan Bahaya Bermain Fidget Spinner bagi Balita

Sabtu, 15 Juli 2017 - 12:11:55 WIB


Psikolog Ingatkan Bahaya Bermain Fidget Spinner bagi Balita
© asmelhoresdietas.com
Spinner fidget.

SUKABUMIUPDATE.com - Permainan fidget spinner tengah hits dikalangan anak-anak, remaja, hingga dewasa. Cara bermainnya yakni dengan memegang bagian tengah yang mirip seperti roda dengan dua jari (telunjuk dan ibu jari), kemudian, putar menggunakan jari tengah.

Psikolog anak, Anita Chandra, mengatakan, sebenarnya anak-anak boleh saja memainkan fidget spinner, tapi kembali lagi tergantung pemakaiannya. "Untuk anak-anak di bawah usia 3 tahun ada bahayanya, yakni tercekik atau tertelan pada bagian kecil mainan tersebut," kata Anita kepada Tempo, Senin, (10/7).

Selain itu, kata Anita, anak-anak yang ingin bermain spinner harus memperhatikan tempat bermainnya. "Penggunaannya di mana? Jika di sekolah dapat mengganggu konsentrasinya terhadap pengajaran, tentu lebih baik tidak," ujarnya.

Anita menjelaskan, berbeda kasus pada anak berkebutuhan khusus, yang mungkin dapat memanfaatkan mainan tersebut sebagai alat untuk stimming atau penenangan diri. "Nah, itu bisa dipakai. Namun balik lagi pemakaiannya tentu perlu pengawasan, batasan, dan diperhatikan fungsinya," katanya.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar