Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Keluarga

Bawang Putih Efektif Sembuhkan Impotensi, Ini Pengakuan Warga Sukabumi
Wanita Sukabumi Wajib Tahu 10 Fakta Selingkuh Ini
Yava Cafe Cicurug, Menikmati Kopi dalam Ruang Multi Konsep
Salah Kaprah tentang Berendam di Air Belerang
Nama yang Paling Banyak Dipilih untuk Bayi Lelaki Sepanjang 2017
Korban Kosmetik Ilegal Serukan Kewaspadaan Pada Konsumen
Berhijab Bukan Penghalang untuk Tampil Modis dalam Balutan Busana Kerja
Hijabers Mom Community Sukabumi, Together We Share and Care
Wali Kota: Masyarakat Kota Sukabumi Hobi Belanja
Mengenal Ricin, Racun Dahsyat Pembunuh Kim Jong-nam


Pria Juga Perlu Fashion Meski Tak Selengkap Wanita,Simak Faktanya

Jumat, 14 April 2017 - 08:58:49 WIB


Pria Juga Perlu Fashion Meski Tak Selengkap Wanita,Simak Faktanya
© blitz.arc.unsw.edu.au
Para pria saat mengikuti New York Fashion Week.

SUKABUMIUPDATE.com - Kebutuhan akan fashion bukan mutlak milik perempuan semata. Kaum Adam juga memerlukan kebutuhan fashion tak hanya dalam waktu khusus atau tertentu. Bahkan dalam keseharian, kebutuhan ini kaum pria sangat memerlukan. Demikian pemaparan pengusaha Haryadi Sukamdani.

Ditemui di acara Creative Show 2017 "Jalinan" yang merupakan ulang tahun ke 20 dari LaSalle College sekaligus merayakan kelulusan bagi 252 mahasiswa pada akhir pekan lalu di The Hall Senayan City, Jakarta, Kamis (13/4) Haryadi mengatakan, "Pria masa kini punya ketergantungan tinggi dengan fashion. Hal ini menandakan kebutuhan untuk peran perancang yang juga membidani serius menghadirkan aneka gaya untuk para pria demikian tinggi."

Dan sebagai Presiden Direktur PT Indotex LaSalle College International sejak tahun 1997 ini Haryadi menyiapkan para siswanya untuk menjawab kebutuhan fashion pria. Menurutnya, karya dan kreativitas para siswanya akan memberikan tempat secara terbuka lebar untuk menjawab kebutuhan fashion pria. "Para perancang yang lulus dari LaSalle banyak yang kemudian menekuni karier secara serius dan terutama menyajikan rancangan untuk busana pria," ujar dia.

Menurut Haryadi meski sedikit perancang Indonesia yang serius menekuni fashion pria tidak menyurutkan sekolah dibawah komandonya menyediakan tenaga perancang busana pria. "Kalau busana wanita itu banyak peminatnya dan perancangnya juga tumbuh subur karena kaum Hawa sangat kompleks dan holistik, kalau busana pria meski peminatnya juga tinggi tetapi tidak sekompleks dan seholistik wanita," ungkap Haryadi.

Haryadi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sejak tahun 2014 ini tetap meyakini fashion pria di Indonesia akan tumbuh subur. "Buktinya sekarang banyak pernik yang mengakomodasi kebutuhan fashion mereka tak hanya butik dan produk fashionnya tetapi juga pusat kebugaran, salon, majalah dan sebagainya," kata dia. 

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: LIFE

Berikan Komentar