Minggu, 30 April 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi

Rabu, 21 September 2016 - 18:54:06 WIB


Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
© Antara
Pray for garut

SUKABUMIUPDATE.COM - Polisi mengidentifikasi 17 korban jiwa akibat terbawa hanyut bencana alam banjir melanda Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (20/9) malam. Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan data korban banjir bandang itu tercatat sementara sampai Rabu pukul 11.00 WIB.

Selain korban jiwa, kata Yusri, ada juga warga dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian petugas gabungan. "Warga yang hilang masih dalam pencarian," katanya.

Berikut identitas korban meninggal dunia:

1. Nawawi (65) warga Kecamatan Tarogong Kidul

2. Oom (70) Kecamatan Tarogong Kidul.

3. Ny Nunung (60) Kecamatan Tarogong Kidul

4. Deni (25) warga Kampung Sasakbeusi Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong

5. Reja (8 bulan)

6. Ny Siti

7. Ny Aneu (35) warga Kampung Sindangheula, Kecamatan Sukamantri, Kecamatan Garut Kota.

8. Endang Ramdani (45) warga Kampung Sindangheula, Kecamatan Sukamantri, Kecamatan Garut Kota.

9. Ny Nanih warga Kampung Leuwidaun, Kecamatan Tarogong Kidul

10. Ahmad Solihin (4 tahun) warga Kampung Bojong Sidika Dsesa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul.

11. Irsyad Dwi Maulana (8 tahun) 12. Santi (39 tahun) warga Asrama Lapang Paris, Kecamatan Tarogong Kidul.

13. Revina (12 tahun) warga Asrama Lapang Paris, Kecamatan Tarogong Kidul.

14. Jana (38) warga Bojong Larang, Kelurahan Sukamantri, Kecamatan Garut Kota

15. Aceng Taryana (60) warga Lapang Paris, Kecamatan Tarogong Kidul

16. Iis Saryah (35) warga Lapang Paris, Kecamatan Tarogong Kidul.

17. Ny Nurhayati (58) warga Lapang Paris, Kecamatan Tarogong Kidul.

Redaktur: FIT NW
Penyunting: FIRMAN KURNIAWAN
Sumber: ANTARA
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Padi Organik Kabupaten Tasikmalaya Tembus Pasar Eropa
Promoted Content

Padi Organik Kabupaten Tasikmalaya Tembus Pasar Eropa