Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Hino Pengangkut Pasir Hantam Lima Mobil, 3 orang Meninggal 3 orang Luka
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Diduga Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos, Nur Janah (mencaricinta Illahi) Warga Sukaraja Dua Bulan Hilang
Belum Terima THR, Ratusan Pegawai Garmen Mogok Bekerja
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?
Adjo Tandatangani Kesepakatan Pembentukan DOB Sukabumi Utara


Polri Janji Menindak Oknum Brimob Pengintimidasi Wartawan

Senin, 19 Juni 2017 - 10:18:03 WIB


Polri Janji Menindak Oknum Brimob Pengintimidasi Wartawan
© Dok.sukabumiupdate.com
Ilustrasi penganiayaan.

SUKABUMIUPDATE.com - Mabes Polri memberikan atensi terhadap peristiwa beberapa anggota Brimob yang melakukan kekerasan terhadap wartawan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Ricky Prayoga, Ahad (18/6). "Ya diatensi (informasi) diteruskan ke Brimob," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Ahad malam. Rikwanto mengatakan Mabes Polri berjanji menindaklanjuti informasi itu.

Kepala Divisi Pemberitaan Umum LKBN Antara Erafzon Saptiyuda memprotes keras kekerasan beberapa anggota Brimob terhadap pekerja jurnalistik itu. "Kami tidak berterima diperlakukan seperti itu," ujar Erafzon.

Erafzon juga menuturkan Antara akan melayangkan surat protes resmi kepada pimpinan Polri. Ia mendesak pimpinan Polri menindak tegas oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap Ricky karena telah mempermalukan korps kepolisian dan menghina profesi wartawan khususnya jurnalis Antara.

Ricky Prayoga sedang bertugas meliput ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Open Series di Jakarta Convention Center. Dia hendak menuju anjungan tunai mandiri (ATM) saat bertatapan mata dengan salah seorang anggota Brimob. Ricky bertanya kepada aparat itu apakah ada yang salah dengan penampilannya. Pasalnya, anggota Brimob itu tak melepaskan pandangannya dari Ricky. 

Aparat itu memberikan jawaban yang tidak jelas sehingga Ricky mencoba mengkonfirmasi. Namun anggota Brimob itu malah melakukan kekerasan terhadap Ricky. Adegan itu terekam video dan menjadi viral di media sosial.

Video itu memperlihatkan Ricky dibekap dan ditarik oleh beberapa anggota Brimob dan dibawa ke suatu tempat. Namun Ricky yang masih mengenakan kartu identitas peliput kejuaraan bulu tangkis itu memberontak.

Menurut Ricky, kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.00. Ketika ia sedang menuju ATM di JCC, seorang anggota Brimob bernama Adam mendekati dan memandangnya. "Saya mengira ada yang salah dengan saya, lalu saya bertanya apa ada yang salah dengan saya?" kata Ricky.

Bukannya menjawab, Adam malah marah-marah. "Apa kau? Ada undang-undangnya jangan melihat? Pukimai kau," kata Ricky menirukan Adam. Suara–suara keras anggota Brimob juga terekam dalam video.

Setelah itu Adam dan tiga temannya berusaha menangkap Ricky. “Saya diperlakukan seperti maling.” Ia dipiting dan akan banting. “Karena kejadian itu dekat dengan media center, saya berusaha menuju ke sana meski masih dipegang." Situasi mereda setelah ada seorang anggota Brimob senior yang datang dan berusaha memediasi.

Ricky mengaku merasa terpukul akibat kejadian itu. Apalagi anggota Brimob itu sempat menodongkan senjata laras panjang ke arahnya. Salah satu anggota Brimob, kata Ricky, menantangnya berkelahi dan mengeluarkan kata-kata intimidatif.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar