Senin, 21 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Petani Caringin Kabupaten Sukabumi Usir Alat Berat Perusahaan

Senin, 10 April 2017 - 15:57:41 WIB


Petani Caringin Kabupaten Sukabumi Usir Alat Berat Perusahaan
© Rojak Daud
Petani datangi alat berat perusahaan di Caringin Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMIUPDATE.com - Puluhan petani dari dua desa di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/4) pagi, mendatangi kantor PT Suryanusa Adicipta (SA). Petani memprotes keberadaan alat berat milik perusahan pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) ini, yang rencananya akan digunakan untuk membangun akses jalan perusahaan.

Sedikitnya 80 petani yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) Desa Pasirdatar Indah dan Desa Sukamulya meminta perusahaan membantalkan rencana tersebut. Alasanya lahan yang selama ini ditelantarkan oleh pemegang HGB sudah digarap oleh petani sebagai kawasan sentra holtikultura.

“Tanah ini dalam sengketa antara petani dan perusahaan karena sudah terlalu lama ditelantarkan. Kami meminta pemerintah daerah membatalkan HGB yang dipegang PT SA, dan mendistribusikan tanah-tanah tersebut kepada petani penggarap,” jelas Ketua SPI Basis Pasirdatar Indah, Bubun Kusnadi (50) kepada sukabumiupdate.com, Senin (10/4).

Kedatangan massa petani ini sempat membuat suasana panas, sejumlah petugas pengendali massa dari Polres Sukabumi diterjunkan untuk mengamankan. Massa petani kemudian menggelar aksi duduk di sekitar Kantor PT SA hingga tuntutan mereka dipenuhi.

BACA JUGA:

Buruh Tani PTPN VIII Cibungur Diupah Tidak Layak

Tak Jelas, Langkah DPTR Kabupaten Sukabumi Selesaikan Kasus Kecamatan Sukaraja Serobot Tanah Warga

Duga Manipulasi Sertifikat Tanah, Warga Datangi Kantor Kecamatan Cibereum Kota Sukabumi

Aksi ini karena kita dua kali gagal menggelar pertemuan yang dimediasi oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Caringin. Pertama pada hari Rabu (5/4), namun batal dan diundur menjadi Jumat (7/4), namun kembali dibatalkan secara sepihak dengan alasan perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak hadir.

“Saat kita menunggu proses mediasi, tiba-tiba alat berat datang dan rencananya hari ini mulai beroperasi. Makanya kita datang untuk meminta alat-alat berat ini ditarik,” lanjut Bubun.

HGB PT SA berada di lahan seluas 320 hektar dan baru akan berakhir haknya pada Tahun 2024 mendatang. Namun saat memegang HGB, lahan ini dianggap telantar oleh petani karena tidak ada kegiatan yg dilakukan oleh perusahaan.

“Sehingga pada sekitar tahun 1998 silam lahan ini mulai ditanami oleh warga setempat dan petani. Tiba-tiba saat ini mau digusur untuk aktifitas perusahaan. Kami menilai ada yang salah karena lahan ini sempat ditelantarkan, sehingga meminta HGB nya dievaluasi oleh pemerintah,” pungkasnya.

Setelah berdialog, unsur Muspika Caringin akhirnya memutuskan alat berat milik perusahaan ditarik. Hingga ada pertemuan antara kedua belah pihak dan lembaga terkait soal lahan tersebut.

Reporter: ROJAK DAUD
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar