Jumat, 28 April 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi

Minggu, 02 April 2017 - 19:35:52 WIB


Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
© Suhendi Soek
Kakek bejad IS tengah diperiksa Penyidik Polsek Nagrak.

SUKABUMIUPDATE.com - Kakek bermental bejad bernisial IS (57), warga Kampung Somang RT 03/01, Desa Ciambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Ia tega memperkosa cucunya sendiri, sebut saja Bunga (10), yang masuk duduk dibangku kelas tiga sekolah dasar (SD), sebanyak dua kali.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kakek renta ini terpaksa mendekam di sel tahanan Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Nagrak.

Keterangan dihimpun sukabumiupdate.com, Sabtu (1/4), perbuatan tidak senonoh itu terungkap saat bunga mengeluh sakit setiap buang air kecil di sekitar kemaluan, kepada orang tuanya.

BACA JUGA:

Ketua RT dan Teman Cabuli Bocah Disabilitas di Lengkong Kabupaten Sukabumi: Hanya Tiga Kali

Nyaris Diperkosa, Wanita di Pinggir Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi Diimingi Gaji Rp1,2 Juta

Dicabuli Paman Sendiri, Siswi SD di Pabuaran Kabupaten Sukabumi Alami Traumatik

Setelah dibujuk, akhirnya Bunga menceritakan perbuatan bejad kakeknya itu. Mendengar pengakuan Bunga, orangtuanya melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus rukun tetangga (RT). Oleh pengurus RT, persoalan ini dibawa ke Kantor Desa Ciambarjaya, dan kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Tak lama setelah dilaporkan, IS ditangkap polisi dan diinterogasi. Di hadapan penyidik, kakek bejad ini mengaku melakukan pemerkosaan sebanyak dua kali. "Pertama pada Januari lalu, sekitar pukul 19.00 WIB, dan kali kedua pada Februari lalu," terang Kepala Polsek Nagrak Ajun Komsisari Polisi (AKP) Parlan.

IS, kata Parlan, tega menggagahi cucunya, akibat pengaruh film biru yang ia tonton. "Karena pengaruh film biru. Pelaku kami jerat dengan dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara," katanya.

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: RONY M SAMOSIR
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Mengoptimalkan Energi Baru dan Terbarukan di Kabupaten Sukabumi
Promoted Content

Mengoptimalkan Energi Baru dan Terbarukan di Kabupaten Sukabumi