Rabu, 24 Mei 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Sistem ZIS Desa Nanggerang Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan Lazisnu Indonesia
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
Jalan Cigenduk Jampang Tengah Jadi Kubangan Kerbau
Soal ZIS, Pemkot Bandung Berguru ke Nangerang Kecamatan Cicurug
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan


Perangkat Desa se-Kecamatan Cikembar Kembali Sekolah

Jumat, 16 Desember 2016 - 14:21:38 WIB


Perangkat Desa se-Kecamatan Cikembar Kembali Sekolah
© Garis Nurbogarullah
Para perangkat desa se-Kecamatan Cikembar mengikuti bimbingan teknis.

SUKABUMIUPDATE.COM - Para perangkat desa se-Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengikuti bimbingan teknis (bimtek) dan sekolah lapangan di Pondok Wirausaha Puyuh, tepatnya di Kampung Sukamantri, Desa Cikembar, Jumat (16/12).

Kepala Inspektorat Iwan Ridwan menuturkan, kegiatan ini untuk melatih para kades mengenai tata pengelolaan keuangan desa sesuai dengan aturan. Dalam pelaksanaannya nanti, tidak ada kesalahan administrasi apalagi kebocoran keuangan anggaran dana desa (ADD).

“Sehinga sumber daya manusia (SDM) di Pemerintah Desa akan menjalankan tata kelola keuangan sesuai aturan. Ini selaras pada tahun 2017 setiap perangkat desa harus memahami tata kelola keuangan dengan baik agar tidak tersandung dengan masalah hukum,” kata Iwan.

Diingatkan Iwan, tidak ada alasan bagi perangkat desa untuk melakukan pelanggaran sekecil apapun, apalagi pelanggaran secara berjamaah. Jika terindikasi adanya pelanggaran, pihaknya akan langsung melakukan pemeriksaan secara intensif dan berkala yaitu dengan pemeriksaan reguler, khusus, dan pemeriksaan kasus.

“Kami akan terus mengawasi setiap pengelolaan keungan di tiap-tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan di lingkungan desa,” ujarnya.

Kades Bojong Asep Setiawan menilai positif kegiatan ini karena dapat menambah pengetahuan khususnya pengelolaan keuangan ADD. “Kami diberikan aturan, jadi nanti pada pelaksanaan pengelolaan keuangan tidak bisa mengutak-ngatik, termasuk risiko hukum. Jadi kami lebih paham agar pengelolaan lebih jelas dan terarah,” tandasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: ZOEL S
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar