Rabu, 22 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sainstek

Kiamat 23 September Diklaim Numerologis Berdasarkan Alkitab
Robot Seks Harmony Harganya Setara Mobil LCGC di Indonesia
Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju
Misteri Perjalanan Manusia Purba dari Afrika ke Eropa Terungkap
Kutu Laut Ternyata Makhluk Pemakan Bangkai
Mahasiswa Unibraw Kembangkan Alat Pendeteksi Kualitas Udara
Kembangkan Pesawat Jet, Honda Habiskan 1 Miliar Dolar AS
Remaja 19 Tahun Ini Raup Ratusan Juta Sebagai Gamer Profesional
Mahasiswa Surabaya Bikin Alat Pengisi Biogas ke Tabung Melon
Instagram Tambahkan Sejumlah Pembaharuan dan Fitur Baru


Penjinak Ransomware WannaCry Ditahan FBI

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 18:31:24 WIB


Penjinak Ransomware WannaCry Ditahan FBI
© malwareless.com
Ahli keamanan cyber Inggris Marcus Hutchins yang secara tidak sengaja menghentikan serangan ransomware global WannaCry telah ditangkap di AS oleh FBI karena diduga berkomplot untuk mengiklankan dan menjual perangkat lunak berbahaya bernama Kronos yang menargetkan rekening bank.

SUKABUMIUPDATE.com - Peneliti keamanan siber yang membantu menetralkan serangan ransomware WannaCry, Marcus Hutchins, ditangkap biro investigasi federal, FBI, dengan tuduhan terlibat peretasan.

Hutchins (23), peneliti malware asal Inggris yang menjadi sorotan pada Mei lalu karena mendeteksi "tombol pembunuh" yang efektif melumpuhkan WannaCry, ditahan FBI di Las Vegas pada Rabu (2/8/2017), menurut juru bicara Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Dia adalah satu dari puluhan ribu peretas yang ikut dalam acara tahunan Black Hat dan Def Con.

Surat dakwaan yang diajukan ke Pengadilan Distrik di Wisconsin menuduh Hutchins, yang di dunia maya dikenal sebagai "Malware Tech", mengiklankan, mendistribusikan dan mengambil keuntungan dari kode malware yang disebut "Kronos", yang mencuri data perbankan dan kartu kredit daring. 

Ia juga dituduh terlibat dalam aktivitas yang terjadi antara Juli 2014 dan Juli 2015, menurut dakwaan.

Hutchins, yang menghadapi enam tuduhan terkait Kronos, didakwa bersama orang lain yang tidak disebutkan namanya pada 12 Juli lalu, tapi kasusnya masih tersegel hingga Kamis, sehari setelah penangkapannya.

Hutchins telah disidang di hadapan Hakim Nancy Koppe di Las Vegas pada Kamis. Hutchins tidak menunjukkan emosi saat Koppe membacakan dakwaan terhadap dirinya, menurut siaran kantor berita Reuters.

Sidang akan dilanjutkan pada Jumat petang waktu setempat untuk menentukan apakah penjinak ransomware WannaCry itu akan diwakili oleh penasihat hukum privat atau pembela publik.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: SAINSTEK

Berikan Komentar