Kamis, 17 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Pendapatan Turun Drastis, Pedagang PSM Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Mengeluh

Selasa, 04 April 2017 - 12:31:52 WIB


Pendapatan Turun Drastis, Pedagang PSM Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Mengeluh
© Nandi
Parkiran pasar yang terlihat sepi.

SUKABUMIUPDATE.com - Pedagang Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, yang berada di Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, mengeluhkan karena pembeli semakin sepi. Menurut salah seorang pedagang, Setiawan (47), awal tahun 2017 ini semakin terasa akan sulitnya menstabilkan penghasilan apalagi menambah penghasilan karena setiap harinya pembeli semakin menurun.

"Tahun ini pembeli semakin menurun, dibanding tahun sebelumnya, pasar juga terlihat sepi," ujar Setiawan yang diketahui sebagai pedagang sembilan bahan pokok (sembako) ini.

Sepinya pembeli tersebut, lanjut Setiawan, sangat menurun drastis bagi penghasilan. Pada tahun 2016, pedagang sembako rata-rata bisa mencapai Rp10 juta rupiah per bulan, namun di awal 2017 ini, pedagang hanya bisa menghasilkan rata-rata Rp2,5 juta sampai Rp5 juta saja.

BACA JUGA:

Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Relatif Normal

Cabai Rawit Rp80 Ribu per Kilogram di Pasar Surade Kabupaten Sukabumi

Cabai Rawit Turun Rp30 Ribu Per Kilogram di Pasar Sukaraja Kabupaten Sukabumi

"Dengan keadaan seperti ini, otomatis kita hanya bisa bertahan supaya tidak mengalami kerugian dan hanya untuk bertahan hidup saja," keluhnya.

Dirinya berharap, kondisi tersebut bisa secepatnya pulih, karena jika terus berlanjut sampai dua tahun dan pembeli semakin menurun, para pedagang di pasar seni modern Palabuhanratu terancam banyak yang gulung tikar. "Ya kalau kondisinya seperti ini mencapai dua tahun, saya kira banyak pedagang yang gulung tikar," tandasnya.

 

Reporter: NANDI/Kontributor
Redaktur: USMAN ABDUL FAQIH
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar