Jumat, 24 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil


Pemuda Ciemas Kabupaten Sukabumi, Tuntut Pemda Kaji Ulang Izin Perusahaan Tambang

Kamis, 14 September 2017 - 09:13:18 WIB


Pemuda Ciemas Kabupaten Sukabumi, Tuntut Pemda Kaji Ulang Izin Perusahaan Tambang
© Ragil Gilang
Kondisi ruas jalan yang rusak dan dikeluhkan masyarakat setempat.

SUKABUMIUPDATE.com - Ruas jalan kabupaten, dari Pal Tilu Kecamatan Simpenan, mengarah Desa Ciemas dan Desa Mekarjaya Kecamatan Ciemas, tepatnya di Kampung Giriasih Desa Ciemas hingga Kampung Cikanteh, perbatasan antara Desa Ciemas dan Desa Mekarja, kini kondisinya rusak parah.

Pantauan sukabumiupdate.com, Rabu (13/9/2017), kerusakan ruas jalan tersebut terjadi selain disebabkan faktor alam, informasi dihimpun juga ditengarai akibat dilalui kendaraan alat berat (Beko) yang melintas tanpa menggunakan mobilisasi sehingga rodanya bersentuhan langsung dengan aspal jalan.

BACA JUGA: Akses Jalan Ciemas-Ciracap Kabupaten Sukabumi Rusak Berat

Menurut Suhe suhendar (33 tahun), tokoh pemuda Kampung Cipancur, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, sudah dua kali Beko yang masuk ke pertambangan PT Wilton di Kampung Pasirmanggu, Desa Mekarjaya. Kata Suhe, Beko tersebut seharusnya dibawa menggunakan mobilisasi.

“Pemerintah, dan pihak perusahaan, harus segera memperbaiki jalan yang rusak ini. Ruas jalan Pal Tilu-Ciemas, sampai Tamanjaya, kini kondisinya sangat mengkhawatirkan, ditambah lagi dilalui alat berat. Sejauh ini kami sebagai masyarakat Desa Ciemas, belum merasakan manfaat adanya perubahan pertambangan di daerah ini, yang kami lihat hanya ikut merusak jalan dan lingkungan,” tutur Suhe, kepada sukabumiupdate.com, panjang lebar.

BACA JUGA: 10 Tahun Lalu Dibangun, Jalan Penghubung Tiga Desa di Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Rusak Parah

“Kami mohon Pemda (Pemerintah Daerah) mengkaji ulang perizinan perusahaan tambang tersebut, jangan sampai masyarakat yang jadi korbannya,” tndasnya seraya menuntut perbaikan.

Reporter: RAGIL GILANG
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar