Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Pemuda Asal Tipar Kota Sukabumi Dianiaya, Polisi Jaga Titik Rawan

Sabtu, 09 September 2017 - 00:36:38 WIB


Pemuda Asal Tipar Kota Sukabumi Dianiaya, Polisi Jaga Titik Rawan
© Garis Nurbogarullah
Warga dan aparat kepolisian bersiap mengantar korban penganiayaan dari Rumah Sakit Bunut Kota Sukabumi menuju peristirahatan terakhir.

SUKABUMIUPDATE.com – Sejumlah aparat kepolisian dibantu anggota Brimob jaga ketat beberapa titik lokasi, Jumat (8/9/2017) malam, pascameninggalnya Galih Nurhikmah (23 tahun), warga Jalan Tipar, Gang Purabaya, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

BACA JUGA: Pemuda Dianiaya, Wakil Wali Kota Sukabumi: Kita Serahkan Kepada Aparat Hukum

Pantauan sukabumiupdate.com mulai dari Jalan Cijangkar SPBU, Jalan Tipargede arah Pasar Gudang, Jalan RA Kosasih Ciaul, dijaga ketat pihak kepolisian. Terpantau pula beberapa mobil patroli polisi mondar mandir di seputaran ruas jalan di Kota Sukabumi.

Dilansir sebelumnya, Galih Nurhikmah meregang nyawa dengan kondisi tubuh bersimbah darah, diduga akibat dianiaya segerombolan berandalan di Jalan A Yani, Kamis (7/9/2017) sekitar pukul 22.30 WIB.

BACA JUGA: Ratusan Warga Antar Korban Penganiayaan ke Pemakaman di Nangeleng Kota Sukabumi

Informasi dihimpun, korban menghembuskan nafas terakhirnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan penuh luka tusukan, dan bacokan di bagian tubuh. Beberapa alat, berupa gunting, dan besi, berlumur darah ditemukan di TKP.

"Waktu kejadian, saya baru pulang kerja, dan dikagetkan dengan suara teriakan-teriakan. Saat dihampiri, terlihat dua orang tergeletak di aspal," ucap Ruswanda, warga sekitar lokasi kepada sukabumiupdate.com.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar