Senin, 26 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Bibir Pria Malang ini Digigit Kura-Kura Kesayangannya
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang
Tak Ada Menu Daging di Resepsi, Mempelai Pria Batalkan Pernikahan
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook


Pemimpin ISIS al-Baghdadi Masih Bersembunyi di Suriah

Kamis, 20 April 2017 - 05:39:43 WIB


Pemimpin ISIS al-Baghdadi Masih Bersembunyi di Suriah
© Youtube.com
Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.

SUKABUMIUPDATE.com - Intelijen Irak menyatakan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi  masih hidup dan bersembunyi di Suriah. 

Al-Baghdadi dikabarkan sedang merancang aksi balas dendam dengan mengubah strategi terornya. Menurut intelijen di Kementerian Pertahanan Irak, Baghdadi menarget sosok-sosok politisi yang dianggap bertanggung jawab atas operasi antiterorisme di Irak dan Suriah. 

"Penjahat al-Baghadi bergerak bebas di sekitar Suriah dan Irak," ujar kepala Cell Intelijen Falcon Irak dalam pernyataan persnya pada hari Senin (17/4).

Pada Januari lalu, Baghdadi dilaporkan terluka parah dan sekarat setelah terluka dalam serangan udara pasukan koalisi Amerika Serikat dan pasukan pemerintah Irak. 

Beberapa laporan menyebutkan Baghdadi tewas. Bulan lalu, seorang sumber di Mosul memperkirakan Baghdadi masih hidup dan bersembunyi di sekitar pegunungan di Mosul. 

Seorang jenderal Irak, Abdel Amir Yarallah mengatakan Baghdadi kehilangan wilayah yang dikuasainya di Irak. "Mereka yang bertempur dengannya tanpa pemimpin lagi," kata Yarallah seperti dikutip dari Daily Star (19/4). 

Pasukan SAS pada Januari lalu mengeluarkan perintah untuk membunuh Bahgdadi. Agen intelijen MI6 dan CIA melakukan pencarian tempat persembunyian Baghdadi di Suriah dan Irak. Kepala Baghdadi dihargai sebesar US$ 25 juta. 

Juru bicara Komando Operasi Khusus Irak, Yahya Rasul Zubaidi mengatakan intelijen sedang menelusuri pergerakan Baghdadi. "Begitu kami mendeteksi lokasi pastinya, kami akan secepatnya menyerang dia, tanpa ragu dalam hitungan detik," ujar Zubaidi. 

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar