Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Pedagang Keliling Talagamurni Kabupaten Sukabumi Syok, Uang Rp50 Juta Terbakar

Senin, 10 Juli 2017 - 17:17:41 WIB


Pedagang Keliling Talagamurni Kabupaten Sukabumi Syok, Uang Rp50 Juta Terbakar
© Ragil Gilang
Warga dan petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api.

SUKABUMIUPDATE.com - Pemilik rumah panggung yang ludes terbakar di Kampung Seorangan Gunungbatu, RT 27/08, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, syok. Pasalnya, uang sebesar Rp50 juta yang disimpan di lemari ikut hangus terbakar.

BACA JUGA: Lupa Matikan Kompor, Rumah Pedagang Kain di Talagamurni Kabupaten Sukabumi Ludes Terbakar

Selain uang, satu unit sepeda motor, dan surat-surat penting seperti Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) ikut terbakar. “Kerugian mencapai Rp150 juta,” kata pemilik rumah yang terbakar, Asep Hermawan (33 tahun) kepada sukabumiupdate.com.

BACA JUGA: Lupa Matikan Kompor Saat Masak Air, Rumah Pedagang Kain Talagamurni Kabupaten Sukabumi Ludes Terbakar

Menurut Asep, ia mengetahui rumah terbakar itu dari kerabatnya. “Saya dapat telpon dari kerabat, sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu saya sedang berjualan keliling di daerah Cibeureum,” katanya.

Ia menduga kebakaran ini terjadi akibat ketidakhati-hatian saat meninggalkan rumah. “Mungkin saat meninggalkan rumah, kompor masih menyala nekas memasak air. Akibat kebakaran ini istri saya masih syok,” ujarnya.

Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Desa Talagamurni, A. Kustiawan mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada atasannya. “Saya mendata saja untuk laporan,” katanya.

Reporter: RAGIL GILANG/Kontributor
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar