Selasa, 27 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa


Pajampangan Mekar dari Kabupaten Sukabumi, Ketua DPRD: Kalau Aspirasi Sah-sah Saja

Minggu, 11 Juni 2017 - 00:50:43 WIB


Pajampangan Mekar dari Kabupaten Sukabumi, Ketua DPRD: Kalau Aspirasi Sah-sah Saja
© Rawin Soedaryanto
Suasana Buka Puasa Bersama di Pondok Pesantren Al Amin.

SUKABUMIUPDATE.com - Sesuai hasil kajian, pemekaran Kabupaten Sukabumi hanya menjadi dua wilayah, yakni Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi Utara. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Agus Mulyadi.

“Kita sedang menunggu keputusan dari pusat saja, seperti apa rekomendasinya kita ngikutin. Mudah-mudahan dengan ada dorongan, segera keluar Peraturan Pemerintah (PP). Seperti apa, ya kita ikuti,” sampainya kepada sukabumiupdate.com di sela-sela acara Buka Puasa Bersama di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amin, Kecamatan Cicurug, Sabtu (10/6).

BACA JUGA: Mereka yang Setuju Pajampangan Mekar dari Kabupaten Sukabumi

Agus juga menambahkan, kajian pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) itu dari Kabupaten Sukabumi sudah sampai ke Pemerintah Pusat, hanya dua kabupaten, yaitu Kabupaten Sukabumi (induk), dan Sukabumi Utara.

Jika kemudian ada aspirasi, keinginan, atau usulan baru sambungnya, bisa saja. Hanya saja harus dikaji ulang sesuai usulan baru.

"Kalau aspirasi sudah biasa. Kalau dulu ada Susukenir (Sukalarang, Sukaraja, Kebonpedes, Cirenghas-red). Sekarang ada usulan Jampang, ya sah-sah saja. Cuma kalau pemerintah daerah (Pemda) itu, usulan harus berdasarkan mekanisme," tambahnya.

BACA JUGA: Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Prioritas Perbaikan Ruas Jalan Dalam Proses Lelang

Salah satu mekanisme yang harus ditempuh, dijelaskan Agus, adalah harus dilakukan kajian terlebih dahulu. "Nah hasil kajian itu yang akan jadi pegangan kita, kalau pun nanti ada aspirasi baru kita kaji ulang. Artinya pemekaran ini kita berhenti dulu, lalu kita lakukan kajian ulang,” papar Agus.

Untuk melakukan itu, kata Agus, tentu harus ada kesepahaman semua pihak. Pemda tinggal memasilitasi dengan kajian-kajian baru. “Hasil kajian itulah yang kita sampaikan ke pusat sebagai rekomendasi. Lalu pusat yang memutuskan,” pungkasnya.

Reporter: RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar