Kamis, 17 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Bibir Pria Malang ini Digigit Kura-Kura Kesayangannya
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang
Tak Ada Menu Daging di Resepsi, Mempelai Pria Batalkan Pernikahan


Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?

Sabtu, 20 Mei 2017 - 16:52:10 WIB


Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
© Hindustan Times
Ilustrasi jembatan ambruk di sebuah sungai Goa,India .

SUKABUMIUPDATE.com - Sedikitnya dua orang tewas, setelah jembatan di sebuah sungai di Goa, India, ambruk akibat kelebihan muatan karena massa hendak melihat orang bunuh diri.

Jembatan itu ambruk setelah puluhan orang memadatinya untuk menyaksikan upaya penyelamatan terhadap seorang pria yang ingin bunuh diri.

Seperti dilansir NDTV pada (19/5), ketika kejadian dikatakan ada sekitar 50 orang di atas jembatan besi yang dibangun dari era Portugis menghubungkan dua desa yang ditutup sejak empat tahun lalu.

Menurut polisi, sekitar 20 orang berenang ke tempat yang aman, sementara 14 lainnya diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Dua diantaranya ditemukan tewas dan sisanya masih dinyatakan hilang.

Menteri Dalam Negeri Rajnath Singh mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan telah diintensifkan.

Insiden itu bermula ketika tim menyelamatkan seorang pria yang terjun ke sungai. Proses itu disaksikan oleh warga sekitar yang memadati jembatan nahas tersebut.

Menurut tim penyelamat setelah insiden itu, pihaknya menemukan dua mayat di Sungai Sanvordem yang dikatakan banyak buaya itu.

Menurut polisi, pihaknya meminta bantuan penyelam angkatan laut India untuk mencari korban lain, termasuk beberapa lainnya yang dikonfirmasi masih hilang.

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar