Jumat, 24 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sainstek

Kiamat 23 September Diklaim Numerologis Berdasarkan Alkitab
Robot Seks Harmony Harganya Setara Mobil LCGC di Indonesia
Hujan Es di Bandung, Ini Perbedaannya dengan Salju
Misteri Perjalanan Manusia Purba dari Afrika ke Eropa Terungkap
Kutu Laut Ternyata Makhluk Pemakan Bangkai
Mahasiswa Unibraw Kembangkan Alat Pendeteksi Kualitas Udara
Kembangkan Pesawat Jet, Honda Habiskan 1 Miliar Dolar AS
Remaja 19 Tahun Ini Raup Ratusan Juta Sebagai Gamer Profesional
Instagram Tambahkan Sejumlah Pembaharuan dan Fitur Baru
Mahasiswa Surabaya Bikin Alat Pengisi Biogas ke Tabung Melon


NASA Bantah Punya Koloni Budak di Mars

Sabtu, 01 Juli 2017 - 18:16:12 WIB


NASA Bantah Punya Koloni Budak di Mars
© mars.nasa.gov
Planet Mars.

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Antariksa Amerika (NASA) mengatakan laporan Alex Jones dari InfoWars yang mengklaim budak-budak seks anak diculik dan dikirim ke Mars tidak benar. Hal itu disampaikan NASA pada The Daily Beast, Kamis pekan lalu.

"Tidak ada manusia di Mars. Ada rover aktif di Mars," ujar Guy Webster, juru bicara untuk eksplorasi Mars di NASA kepada The Daily Beast. "Tapi tidak ada manusia."

Pada program hari Kamis lalu, pembawa acara InfoWars Alec Jones menyambut tamu Robert David Steele dalam acara The Alex Jones Show, yang mengudara di 118 stasiun radio nasional AS, untuk berbicara tentang anak-anak yang diculik pada misi dua dekade ke ruang angkasa.

"Kami benar-benar percaya bahwa ada koloni di Mars yang dihuni oleh anak-anak yang diculik dan dikirim ke ruang angkasa pada misi 20 tahun," kata Steele. "Sehingga setelah mereka ke Mars, mereka tidak ada alternatif selain menjadi budak di koloni Mars."

"Dengar, saya tahu kalau 90 persen dari misi NASA adalah rahasia dan saya telah diberitahu oleh para insinyur NASA tingkat tinggi yang Anda tidak tahu. Ada begitu banyak hal yang terjadi," kata Jones mendukung Steele.

Pada siaran Infowars itu Steele menduga anak-anak yang diculik itu tidak hanya diculik untuk menjadi budak ruang angkasa, tetapi juga dibunuh karena darah dan sumsum tulang mereka.

"Pedofilia tidak berhenti dengan menyodomi anak-anak," kata Steele. "Ini langsung masuk ke meneror mereka untuk mengambil darah mereka dan kemudian membunuh mereka.”

Ketika Webster ditanya tentang kebenaran rumor itu oleh The Daily Beast pada hari Kamis, dia menanggapi, "hanya ada satu rumor bodoh di Internet? Sekarang rumor itu jadi berita."

Mars telah terbukti menjadi lahan subur bagi teori konspirasi selama bertahun-tahun. Baru-baru ini, penggemar UFO telah mengklaim bahwa rover Curiosity milik NASA telah menangkap gambar dari berbagai hewan Mars yang menyerupai tikus, kadal, tupai dan kepiting.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: SAINSTEK

Berikan Komentar