Jumat, 28 April 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Mengenal Perhiasan Perak Sterling Silver

Minggu, 16 April 2017 - 10:43:07 WIB


Mengenal Perhiasan Perak Sterling Silver
© yogyalagi.com
Perak Kotagede beralamat di Kotagede, Daerah Istimewa Yogyakarta.

SUKABUMIUPDATE.com - Orang umumnya beranggapan perak adalah perhiasan kelas dua karena nilainya jauh di bawah emas. Tapi, di tangan para perancang, perak bisa menjadi perhiasan yang tak kalah dari emas atau logam mulia lainnya.

Perak murni merupakan logam yang sangat lembut sehingga sulit dibentuk menjadi perhiasan. Itu sebabnya, banyak perak dicampur dengan jenis logam lainnya untuk dijadikan perhiasan.

Semakin banyak kandungan peraknya, kian berkilau perhiasan itu. Sebaliknya, semakin sedikit kandungan peraknya, kilaunya juga redup. Dewasa ini, perancang dan perajin perak memilih sterling silver sebagai bahan dasar untuk merancang perhiasan perak premium.

Sterling silver berasal dari 92,5 persen perak. Interaksi antara perak, kelembapan, sulfida, dan kotoran di udara bisa memudarkan kilau sterling silver sekalipun. Awal warnanya akan berubah menjadi keemasan, kemudian menjadi hitam. Tapi mengembalikan kilaunya cukup mudah dengan memolesnya dengan bahan kimia tertentu di toko perhiasan terdekat.

Di Indonesia, sterling silver mulai menjadi pilihan para perajin lokal. Di Kuta-Bali, misalnya, Padma Silver, yang berdiri mulai 2004, menyediakan perhiasan sterling silver dengan mengkombinasikannya dengan kerang dan desain bergaya Bali pada setiap detailnya.

Di kancah internasional, ada Thomas Sabo, yang telah berdiri sejak 1984. Ia mengeluarkan koleksi untuk perempuan, koleksi perhiasan lelaki, dan koleksi klasik. Dua musim setiap tahunnya, perhiasan premium asal Bavaria mengeluarkan koleksinya.

Sumber: Tempo

Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Pemkab Sukabumi Gelontorkan Rp2,9 M untuk Rastra
Promoted Content

Pemkab Sukabumi Gelontorkan Rp2,9 M untuk Rastra