Sabtu, 25 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Pilkada

Syarief Hasan Bantah Inggrid Mencalonkan di Pilkada Kota Sukabumi
Jelang Pilkada Kota Sukabumi Andri Hamami Nyebrang ke Demokrat, Benar atau Hoax?
Maju di Pilkada Kota Sukabumi, Mulyono Siapkan Dua Skenario
Hujan Jadi Saksi RESMI Menjemput Takdir Kemenangan Fahmi di Pilkada Kota Sukabumi 2018
Sah, Koalisi Masagi PAN-PPP di Pilkada Kota Sukabumi 2018
Yuk Ikutan Lomba Maskot Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi 2018
Dari Satu Mobil Muncul Wacana Koalisi Partai Merah, Kuning, Hijau di Pilkada Kota Sukabumi
Kunjungi Sukabumi, Syaikhu Beberkan Empat Partai Besar Koalisi di Pilgub Jabar
Tunggu 15 Oktober, Ribka Bicara Peluang Hanafie Melawan Kader Banteng di Pilkada Kota Sukabumi
100 Persen Diusung Demokrat di Pilkada Kota Sukabumi, Andri: Saya Belum Tahu


Mau Lolos Jadi Anggota Panwascam di Kota Sukabumi, Calon Wajib Penuhi Ini

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:12:11 WIB


Mau Lolos Jadi Anggota Panwascam di Kota Sukabumi, Calon Wajib Penuhi Ini
© Garis Nurbogarullah
Para peserta calon anggota Panwascam di Kota Sukabumi, sedang di tes wawancara, disalah satu wisma di Jalan Suryakencana, Kelurahan, Cikole, Kecamatan Cikole, Rabu (18/10/2017).

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 43 orang peserta calon anggota Panitia Pengawas (Panwas) dari tujuh kecamatan di Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang sebelumnya telah lolos dalam tes tertulis. Kini di tes wawancara disalah satu wisma di Jalan Suryakencana, Kelurahan, Cikole, Kecamatan Cikole, Rabu (18/10/2017).

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi, Muhammad Aminudin mengatakan proses wawancara diambil dari hasil tes tertulis, namun ada satu kecamatan yang lebih dari enam orang pesertanya, karena ada yang nilainya sama.

BACA JUGA: Berikut Tahapan Panwascam Kota Sukabumi

“Karena ada nilai yang sama kita ambil, dan itu sudah menjadi kebijakan dari Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) RI. Kebijakan itu diambil karena Bawaslu RI ingin memberikan keleluasaan dari sisi kemanusiaan," ujar Aminudin, kepada sukabumiupdate.com di sela-sela tes, siang tadi.

Tes wawancara ini, sebut Aminudin, sistem penilaiannya sudah jelas didalam peraturan yang dikeluarkan Bawaslu RI, di antaranya penguasaan materi, dan peraturan, serta perundang-udangan.

“Integritas diri, dan komitmen, terkait seorang penyelenggara Pemilu (Pemilihan Umum). Lalu kemampuan komunikasi, serta kerja tim. Kualitas kepemimpinan, juga kemampuan berorganisasi yang cakap untuk mengelola seluruh kinerja di Panwascam (Panwas kecamatan). Dan terakhir, harus menguasai muatan lokal, baik wilayah penguasaan di kecamatan terkait, ataupun berkoordinasi setingkat Kota Sukabumi," bebernya.

BACA JUGA: Ingin Jadi Anggota Panwascam di Kabupaten Sukabumi, Ini Syaratnya

Setelah ini, kata Aminudin, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) harus melaporkan hasil penilaian tes wawancara, baru dilakukan pleno buat menentukan, siapa saja orang cocok, dan baik untuk menjabat Panwascam.

"Hasil tes wawancara ini, nanti sebanyak tiga orang per kecamatan terpilih menjadi Panwascam. Sementara bagi yang tidak terpilih, menjadi Penggantian Antar Waktu (PAW). Setelah pleno selesai, Panwascam akan bekerja aktif, pada November, setelah ditetapkan," pungkasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar