Selasa, 26 September 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Ekonomi

Disedot Online, Penumpang Angkutan Umum di Kota Sukabumi Berkurang Hingga 80 Persen
APBD Kabupaten Sukabumi Rp3,161 T, Ini Komposisinya
Ini Cara Ribuan Karyawan PT Muara Tunggal Kabupaten Sukabumi Tolak Rentenir
Di Sukabumi, si Pleci Bisa Seharga Motor Sport
Anda Perlu Ayam Kampung? Datanglah ke Cicantayan Kabupaten Sukabumi
Seluruh Tol Bocimi Ditargetkan Selesai 2019
Mengintip Masa Depan Jampang dari Secangkir Kopi
Kisah Pelipur Lara di Gang Lipur Kota Sukabumi
Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia
Happy Juice dari Cibadak, Ketika Kerja Keras Tidak Pernah Mengkhianati Hasil


Limbah Tanah Jadi Kreasi Seni Bernilai Ekonomi, Karya Wanita Karang Tengah Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 20 Mei 2017 - 01:36:12 WIB


Limbah Tanah Jadi Kreasi Seni Bernilai Ekonomi, Karya Wanita Karang Tengah Kabupaten Sukabumi
© Dok. Pribadi
Produk kerajinan karya Hj. Elis Farida.

SUKABUMIUPDATE.com - Berbicara mengenai penciptaan lapangan pekerjaan, ibu dari Moch. Lutfi Farmadi, Rima Fitriani, Moch. Silmi Nurjaya, dan Bella Maria Ulfa ini, layak diacungi dua jempol.

Bagaimana tidak, Hj. Elis Farida, warga Kampung Kaum Kidul RT 02/02 nomor 326, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi tersebut, terbilang sukses dengan usaha tambang pasir kuarsa untuk memenuhi kebutuhan pengerjaan Jalan Tol Bocimi dan Siam Cement Group (SCG).

Tidak cukup sampai di situ, ia juga mulai merintis usaha kerajinan berbahan baku tanah yang diperuntukkan bagi warga yang tidak memiliki penghasilan, terutama kaum wanita setempat, agar memiliki penghasilan tambahan tanpa harus jauh dari keluarga.

BACA JUGA: Diminati Warga Asing, Kerajinan Berbahan Limbah di Kecamatan Cikole

Masih tidak jauh dari urusan tanah, istri dari Dase Ruswandi itu, mencoba mengkreasi berbagai produk kerajinan kreatif dari limbah tanah liat yang sebelumnya dinilai sebagai material tidak berguna.

Meski tergolong limbah, namun jika dikreasi oleh tangan-tangan terampil dan kreatif, berubah menjadi berbagai bentuk kerajinan tangan unik bernilai seni tinggi.

Beragam jenis kerajinan tangan dari limbah tanahpun, mulai ia buat. Dari mulai asbak, pas bunga, hingga miniatur sepatu yang berfungsi multiguna, untuk pas bunga, asbak, atau menyimpan pernak pernik berukuran kecil.

"Dengan kata lain, produk yang dihasilkan dari limbah tanah liat ini, tidak sekadar memiliki nilai estetika, namun juga nilai ekonomi untuk memenuhi kehidupan sehari hari," jelas Direktur Utama PT Cicantayan Pratama itu kepada sukabumiupdate.com, Jumat (19/5) malam.

BACA JUGA: Kerajinan Bambu Pangleseran Cikembar Berjuang Mencari Pasar

Ditambahkan Elis, selain asbak, tempat pensil, atau miniatur sebuah benda, masih banyak barang di sekitar kita yang sebenarnya bisa dibuat sendiri dari limbah tanah liat.

Namun, sayangnya, karena baru memulai, sehingga belum ada produk kreasinya yang diberi sentuhan warna atau ornamen berupa gambar. Namun begitu, kreasinya yang sudah melalui proses pengeringan itu, sudah menampakkan bentuk yang unik dan menarik.

"Ini baru permulaan. Tujuan utamanya untuk membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat Cicantayan," pungkasnya.

 

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar