Sabtu, 27 Mei 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa


Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api

Minggu, 23 April 2017 - 21:52:26 WIB


Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
© Iwan Akar
Bayi Yeni Susilawati dalam perawat tim medis RSUD R. Syamsudin, SH.

SUKABUMIUPDATE.com - Sadis, kata tepat untuk menggambarkan kelakuan Taruna (23), warga Kampung Singkup RT 10/02, Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian itu, tega melempar bayinya sendiri yang baru berusia belum genap dua bulan, Minggu (23/4).

"Kejadian berawal pukul 15:00 WIB, ketika itu, Taruna yang tengah merasa lapar, sepulang mencari nafkah, lalu menanyakan kepada sang istri, apa ada nasi. Sayangnya, sore itu, nasi yang ia tanyakan masih belum matang, dan masih di atas tungku," terang Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Nyalindung, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dede Mazmudin kepada sukabumiupdate.com, Minggu malam.

Ditambahkan Dede, karena merasa kesal terhadap istrinya, keributan pun terjadi di antara keduanya. Istrinya, Yeni Maryani (20), saat itu sedang menggendong sang bayi bernama Yeni Susilawati (47 hari).

Tak cukup sekadar cekcok mulut, tiba-tiba Taruna merebut bayi malang itu dari pangkuan sang istri, kemudian tanpa berpikir panjang, langsung dilemparkannya ke tungku api yang tengah menyala.

"Beruntung, lemparan Taruna tidak tepat di api tungku, bayi tak berdosa itu terlempar di samping perapian. Kontan saja sang ibu yang tidak menyangka suaminya akan bertindak sekejam dan senekad itu, menjerit sambil mengambil anaknya, dari samping perapian," tambah Dede lebih jauh.

BACA JUGA:

Kejam, Bayi Baru Lahir Dibuang ke Saluran Air Benteng Kidul Kota Sukabumi

Bayinya Ditinggal di RS, Rio Umpankan Istri Tipu Warga Nagrak Kabupaten Sukabumi

Gadis 16 Tahun Warga Pabuaran Kabupaten Sukabumi Peragakan Cara Membunuh Bayinya

Lanjut Dede, pelaku usai melakukan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)-nya, langsung kabur, meninggalkan istrinya yang tengah menjerit histeris meminta tolong. Warga spontan memburu arah suara permintaan tolong dari Yeni, dan mendapati istri malang itu, tengah menangis histeris sambil memeluk bayinya.

"Warga lantas berhamburan memburu pelaku, dan berhasil menangkapnya. Kini pelaku mendekam di tahanan Polsek Nyalindung, untuk dimintai keterangannya," jelas Kapolsek Nyalindung lagi.

Sementara, ditambahkan Dede, bayi korban KDRT yang mengalami luka lebam di bagian dagu, akibat perbuatan sadis ayah kandung sendiri itu, kini tengah dalam perawatan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, SH.

Menurut dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD), dr. Wahyu Andriana, korban kini sedang dalam perawatan intensif. "Masih diperiksa, apakah ada luka fisik lain di luar badan dan di bagian dalam badan bayi tersebut," ujar Wahyu.

 

Reporter: IWAN AKAR/Kontributor
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar