Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Hino Pengangkut Pasir Hantam Lima Mobil, 3 orang Meninggal 3 orang Luka
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Diduga Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos, Nur Janah (mencaricinta Illahi) Warga Sukaraja Dua Bulan Hilang
Belum Terima THR, Ratusan Pegawai Garmen Mogok Bekerja
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?
Berikut Prediksi Harga Rokok Jika Jadi Naik


KPK Berencana Kirim Perwakilan di 9 Wilayah Indonesia

Kamis, 17 Agustus 2017 - 16:57:40 WIB


KPK Berencana Kirim Perwakilan di 9 Wilayah Indonesia
© Dok Sukabumiupdate.com
Ilustrasi Gedung KPK.

SUKABUMIUPDATE.com - Awal tahun depan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merencanakan untuk mengirim sejumlah perwakilan ke daerah-daerah yang tersebar di Indonesia. Berjumlah sembilan daerah, perwakilan akan meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Maluku dan Papua.

“Mimpi kita itu karena memang kita belum nyampe sampai pada kesimpulan kita harus berada di daerah secara terbuka. Ya kita bergerak aja secara senyap tetapi ada orang yang bertanggung jawab secara day by day di sembilan wilayah itu,” kata Saut Situmorang, Wakil Ketua KPK kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Menurut Saut, perwakilan akan memperhatikan praktek-praktek di pemerintahan daerah penempatannya, serta melakukan dua fungsi KPK, yaitu penindakan dan pencegahan. “Dan kita harapkan itu, kita kasih waktu dua minggu mereka untuk bisa menentukan siapa yang bisa bertanggung jawab di daerah itu. Banyak senior-senior yang turun di sana,” tandasnya.

Wakil Ketua KPK lainnya, Laode Muhammad Syarif, menyebutkan bahwa program ini rencananya jalan pada Januari tahun depan. "Ada di Sumatera, Papua, Maluku, Kalimantan, tetapi model kantornya kami sembunyikan. Tidak diketahui banyak orang, seperti itu. mudah-mudahan Januari tahun depan sudah jalan,” katanya di Ruang Serbaguna, Kompleks Gedung KPK, Jakarta, Rabu, (16/8/2017).

Soal wujud penguatan KPK, Saut sempat menanggapi pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah (DPR-DPD). 

"Ya kalau saya berpikiran sih pegawai KPK harus 8.000 orang dan tanah di sebelah ini, di sebelah ini jadikan gedung KPK aja. Kalian tahu di Malaysia itu, 2.900 pegawainya, penduduknya 30 juta. Punya gedung empat blok, 20 lantai. KPK baru satu blok, 15 lantai. Bagaimana kamu bisa bersihkan negara ini gitu?” katanya.

Penguatan KPK di daerah sempat direncanakan pada 2016, seperti yang pernah diucapkan oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan. Terlebih, upaya KPK untuk memperkuat supervisi di daerah sudah terlihat dari gerakan seperti Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK).

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:KPK NASIONAL

Berikan Komentar