Rabu, 18 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Ekonomi

Ini Cara Ribuan Karyawan PT Muara Tunggal Kabupaten Sukabumi Tolak Rentenir
Disedot Online, Penumpang Angkutan Umum di Kota Sukabumi Berkurang Hingga 80 Persen
APBD Kabupaten Sukabumi Rp3,161 T, Ini Komposisinya
Di Sukabumi, si Pleci Bisa Seharga Motor Sport
DPC GSBI Sukabumi: UMK Tahun 2018 Dipastikan Naik 8,71 Persen
Anda Perlu Ayam Kampung? Datanglah ke Cicantayan Kabupaten Sukabumi
Seluruh Tol Bocimi Ditargetkan Selesai 2019
Mengintip Masa Depan Jampang dari Secangkir Kopi
Kisah Pelipur Lara di Gang Lipur Kota Sukabumi
Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia


Konsumen Kota Sukabumi Buru Cabai Rawit Ini, Hanya Rp60 Ribu per Kilogram

Senin, 09 Januari 2017 - 20:55:28 WIB


Konsumen Kota Sukabumi Buru Cabai Rawit Ini, Hanya Rp60 Ribu per Kilogram
© AMOY PEIYUVIANTI
Pedagang cabe rawit kering di Kota Sukabumi.

SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kota Sukabumi kini bisa bernafas lega karena di saat harga cabai rawit di pasar masih bertahan di harga Rp100 ribu per kilogram, ada alternatif yang lebih murah. Sejak beberapa hari terakhir, para pedagang di sejumlah pasar tradisional di Kota Mochi menawarkan cabai rawit murah, Rp60 ribu/kg.

Otomatis cabai rawit murah ini langsung diburu konsumen, seperti yang terjadi di Pasar Lettu Bakri, Kota Sukabumi. Lapak-lapak pedagang bumbu dapur dipadati warga yang ingin memberi cabai rawit murah tersebut.

Cabai rawit kering saat ini menjadi obat bagi konsumen disaat harga cabai rawit segar “menggila”. “Harga per kilonya hanya 60 ribu rupiah, jadi beli rawit kering satu setengah kilo sama dengan harga satu kilo cabai rawit segar. Soal rasa cobain aja, sama pedesnya kok,” ungkap salah seorang pedagang cabai wawit kering di Pasar Lettu Bakri Kota Sukabumi, Ujang (56) kepada sukabumiupdate.com, Senin (9/1).

Rata-rata pembelinya, ungkap Ujang, adalah pedagang makanan yang digunakan untuk membuat sambal, seperti tukang baso dan pedagang jajanan lainnya. Cabai kering ini didatangkan dari luar kota seperti Pasar Induk Kramatjati, Jakarta atau Cirebon.

Reporter: AMOY PEIYUVIANTI/Kontributor
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK:Sukabumi

Berikan Komentar