close [x]
Jumat, 20 Januari 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Kolam Sumber Air Warga Sukalarang Kabupaten Sukabumi Tercemar

Jumat, 06 Januari 2017 - 19:01:21 WIB


Kolam Sumber Air Warga Sukalarang Kabupaten Sukabumi Tercemar
© Panji Setiaji
Kolam air warga yang sudah tidak bisa dimanfaatkan.

SUKABUMIUPDATE.com - Kolam yang berada di Kampung Lokantara Wetan, Desa/Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, saat ini sudah tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sumber air warga. Kolam tersebut tercemar limbah rumah tangga, akibat buruk perilaku buah sampah warga.

“Ya kalau sudah begitu siapa yang rugi, warga juga. Air kolam ini dulunya masih bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air rumah tangga, seperti untuk kebutuhan dapur di luar konsumsi. Sekarang untuk cuci tangan saja pada nggak mau,” ungkal Kepala Desa Sukalarang, Ece Suryadi kepada sukabumiupdate.com, Jumat (6/1).

Menurut Ece sebenarnya ada tempat sampah namun ukuran kecil, sehingga tidak mampu menampung volume sampah warga sekitar kolam. “Kita juga akan kordinasi dengan Desa Cimangkok karena lokasi kola mini dibatas wilayah. Perlu ada penyuluhan bersama pola hidup sehat kepada masyarakat,” lanjutnya.

Pihak desa juga akan meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi untuk lebih peduli terhadap kesehatan masyarakat. Masyarakat masih butuh tempat pembuangan sampah, gerobak sampah, dan yang terpenting sampahnya diangkut oleh dinas terkait.

“Ya kalau nggak ada truk sampah yang datang. Percuma saja dong, sampah numpuk kotor juga. Kawasan ini belum tersentuh pelayanan sambah dari Pemkab,” jelas Ece.

Keberadaan WC umum di pinggir kolam juga menjadi pertanyaan warga, jika memang ingin mengembalikan kolam air tersebut bersih dan jernih dari sampah dan limbah.

Reporter: PANJI SETIAJI/Kontributor
Redaktur: FIT NW
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Ubah Persepsi Ketergantungan Rupiah, Legislator Asal Sukabumi Ingatkan Pemerintah
Promoted Content

Ubah Persepsi Ketergantungan Rupiah, Legislator Asal Sukabumi Ingatkan Pemerintah