Rabu, 28 Juni 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa


Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Bicara Soal Rutilahu Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug

Sabtu, 25 Februari 2017 - 16:51:23 WIB


Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Bicara Soal Rutilahu Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug
© Rawin Soedaryanto
Rumah tidak layak huni milik Eko.

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi angkat bicara soal rumah tidak layak huni di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug. Menurut Agus, setidaknya ada 51 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) di sekitar perbatasan tembok pabrik aqua yang berada di Wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

"Saya meminta kepada pihak perusahaan Aqua menjalankan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 121 tahun 2015, tentang sumber daya air," pinta Agus melalui sukabumiupdate.com, Sabtu (25/2) sore, sekira pukul 15,00 WIB.

Ditambahkan Agus yang juga warga Cicurug itu, berbicara program corporate social responsibility (CSR) Aqua, menurutnya belum sesuai apa yang selama ini dilakukan kepada masyarakat. "Perlu dilakukan audit soal penyaluran dana CSR Aqua, meskipun itu perusahaan swasta tapi perlu transparan dalam menyalurkannya."

Masih menurut Agus, jika dilakukan secara transparan, maka akan ada pengawasan dari masyarakat, sehingga nantinya akan ketahuan apakah program CSR Aqua tersebut tepat sasaran atau tidak. "Intinya saya mempertanyakan program CSR Aqua, mana kepeduliannya untuk masyarakat yang terdekat dengan pabrik, ini mereka tinggal di sekitar pabrik Aqua lho, ring satu," pungkasnya.

BACA JUGA:

Akan Dibongkar, Gubuk Derita Eko di Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi

Tinggal di Gubuk, Sembilan Jiwa Warga Cicurug Kabupaten Sukabumi

Sementara Kepala Desa Mekarsari, Iwan Ridwan membenarkan pernyataan Agus Mulyadi bahwa terdapat 51 rutilahu yang memerlukan bantuan dari pihak perusahaan yang berada di wilayahnya.

"Saya sebagai kepala desa sangat bingung ketika puluhan rumah warga kami di tujuh rukun warga, dari mulai RW 01 hingga 07. Karena jika berbicara anggaran dari Dinas Sosial, tidak akan memungkinkan, karena hanya empat juta Rupiah. Karenanya saya berharap Aqua bisa membantu, jangan hanya setahun sekali," harap Iwan.

Dihubungi terpisah, Supervisor CSR PT Aqua Golden Mississippi Mekarsari, Andi Suhandi mengatakan, untuk program rutilahu saat ini tengah dalam penganggaran. "Bulan Desember tahun lalu tidak tereksekusi, sekarang dalam proses penganggaran baru. Kalau Aqua programnya mungkin dinilai lambat, tapi pasti," selorohnya.

Reporter: RAWIN SOEDARYANTO
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar