Jumat, 24 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Tahun ini, Ada 71 Pilkades Serentak di Kabupaten Sukabumi
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
Kerajinan Bambu Pangleseran Cikembar Berjuang Mencari Pasar
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
Soal ZIS, Pemkot Bandung Berguru ke Nangerang Kecamatan Cicurug


Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos

Rabu, 01 Februari 2017 - 05:08:08 WIB


Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
© Garis Nurbogarullah
Kegiatan shoting film dokumenter yang melintas perangkat dan warga desa.

SUKABUMIUPDATE.com - Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia memberikan hadiah istimewa kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Desa tersebut dianggap sukses menjalankan program binaan Kemensos selama tiga tahun terakhir sehingga dibuatkan film dokumenter.

Alhamdulillah desa kami mendapat kesempatan untuk pembuatan film dokumenter, tentu menjadi kebanggaan tersendiri untuk kami dan ini tidak lepas dari peran serta warga yang bersinergi bersama kami,” tutur Kepala Desa Sukaraja, Ephar Sayid Abdullah kepada sukabumiupdate.com, Selasa (31/1).

BACA JUGA:

Warga Ciambar Kabupaten Sukabumi Berharap Pembangunan Babakanpendeuy Cepat

 

Pembangunan Jembatan Amblas di Parungkuda Dianggarkan dalam APBD II Kabupaten Sukabumi

 

Dewan: BOT Biang Kerok Mangraknya Pembangunan Pasar Pelita Kota Sukabumi

Seluruh kegiatan dan aksi sosial Pemdes Sukaraja difilmkan oleh tim khusus yang datang dari Jakarta. Menurut Ephar yang menjadi sorotan dalam film dokumenter tersebut ada 12 kegiatan, berkaitan dengan kegiatan sosial dan seni anak desa (andes) digabungkan dalam sebuah wadah sosial desa.

"12 kegiatan tersebut diambil dari kriteria Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Dinas Sosial, yaitu kepala desa, tokoh tokoh masyarakat yang berperan di masyarakat dan digabungkan dalam sebuah wadah lembaga sosial seperti, karang taruna, PKK, Satuan tugas (Satgas) penyuluh sosial, Tagana (Taruna Siaga Bencana-red), dan yang lainya,"jelasnya.

Lanjut Ephar, ini kesempatan untuk memacu motivasi masyarakat untuk terus bersinergi membangun desa. "Mudah mudahan dengan ini masyarakat dapat mempertahankan kearipan lokal, dan kegiatan yang berjiwa sosial, gotong royong, dan berkesenian tradisional," pungkasnya.

Reporter: GARIS NURBOGARULLAH
Redaktur: FIT NW
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar