Jumat, 28 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Desaku

Terinspirasi The Raid, Pemuda Surade Produksi Film
Sistem ZIS Desa Nanggerang Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan Lazisnu Indonesia
Jembatan Unik di Jampang Tengah, Bisa Dibongkar Pasang Dalam Satu Hari
Pemuda Cipanggulaan Kecamatan Parungkuda Sulap Masalah Jadi Berkah
Tahun ini, Ada 71 Pilkades Serentak di Kabupaten Sukabumi
Keren, Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi Dibuatkan Film Dokumenter oleh Kemensos
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Cibangkong Belum Pernah Diaspal
250 Warga Miskin Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi Dapat KK Gratis
47 Desa di Kabupaten Sukabumi Jadi Percontohan
Mengintip Usaha Arang Batok Kelapa Cibolangkaler


Kemarau, Warga Ujunggenteng Kabupaten Sukabumi Gembala Domba

Jumat, 14 Juli 2017 - 15:24:46 WIB


Kemarau, Warga Ujunggenteng Kabupaten Sukabumi Gembala Domba
© Ragil Gilang
Warga Ujunggenteng tengah menggembala Domba di perkebunan Cigebang.

SUKABUMIUPDATE.com - Musim kemarau dimanfaatkan sebagian warga Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk menggembala Domba di lahan milik perkebunan Cigebang, sehubungan masa tanam belum bisa dipastikan.

Edin (40 tahun) warga Cijemblong Hilir RT 06/23, Kadusunan Sidomukti mengaku selain kuli tani dirinya juga memelihara Domba.

BACA JUGA: Berdayakan Petani Bunga Pemdes Tangkil Kabupaten Sukabumi Akan Bentuk Kelompok Tani

"Sekarang punya 14 ekor (Domba-red). Betina tujuh ekor, jantan dua, anaknya lima ekor. Kalau lagi musim kuli tani palingngarit. Sekarang kan musim kemarau, jadi tidak bisa bercocok tanam, makanya saya ngaping Domba saja,” aku Edin kepada sukabumiupdate.com saat disambangi di kediamannya, Jumat (14/7/2017).

Saat ini dirinya mengaku tak masuk dalam kelompok tani (Poktan) dengan alasan keuangan. “Saya tidak masuk kelompok tani. Ya, karena masuk kelompok tani harus ada uang. Tiap hari di sini, menggembalanya di lahan perkebunan Cigebang,” akunya.

BACA JUGA: Harmoni Beduk dan Kentongan Tanpa Syair dari Remaja Pacantilan Kabupaten Sukabumi

Sementara, Ateng (55 tahun) warga lainnya mengaku memiliki 10 ekor Domba, dan berjenis kelamin betina semuanya.

“Belum pernah ada bantuan kaya yang lain, seperti di Desa Pangumbahan. Kalau di sana ada bantuan Domba, dan Sapi. Ya, kalau saya ini dapat beli saja, selain jadi buruh tani, saya juga jadi penggembala Domba," aku Ateng dalam kesempatan sama.

Harga Domba sekarang kata Ateng, sangat murah. “Jantan usia enam bulan itu Rp400 ribu, biasanya harganya Rp500 ribu. kalau betina usia dua tahun kisaran harga Rp700 ribu, bisa mencapai Rp1 jutaan," terangnya.

Reporter: RAGIL GILANG/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar