Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Kemana Arah Politik Incumbent dan Peluang Menang di Pilkada Kota Sukabumi 2018-2023

Sabtu, 15 Juli 2017 - 13:08:06 WIB


Kemana Arah Politik Incumbent dan Peluang Menang di Pilkada Kota Sukabumi 2018-2023
© Herry Febrianto
Balai Kota Sukabumi.

SUKABUMIUPDATE.com – Kemana arah politik incumbent Mohammad Muraz dan Achmad Fahmi dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018-2023, hingga kini masih jadi pertanyaan berbagai pihak.

Seperti apa peluang jika incumbent terpisah dan Mufakat Jilid II kembali terjadi, ini analisa pengamat politik Munandi Saleh. Menurutnya, sangat terbuka Jilid II bisa atau tidak terjadi, karena berbicara politik dalam hitungan detik terjadi perubahan. Namun, jika benar-benar terjadi, kemenangan diatas 50 persen bisa diraih, sebab sudah teruji.

BACA JUGA: DPC Partai Hanura Dukung Gagasan Sekda Kabupaten Sukabumi

“Kalau dilihat kondisi saat ini, kemungkinan besar bisa Mufakat Jilid II. Karena bicara politik bukan matematik tapi peluang. Selama kompromi di antara petinggi terbangun dan opini publik sudah terbentuk, itulah yang bisa menentukan serta mendatangkan kemenangan kembali,” tuturnya kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (15/7/2017).

Namun di sisi lain jelas Munandi, Fahmi harus bisa menahan dulu untuk menjadi F1 dan tetap di posisi F2 apabila terjadi Jilid II. Karena lanjutnya, tidak menutup kemungkinan jika Muraz sudah dua periode, peluang dan dukungan akan turun ke Fahmi.

BACA JUGA: Munandi Saleh: Kaderisasi Stagnan, Parpol Kota Sukabumi Wajar Usung Non Kader

“Muncul isu Jilid II bisa terjadi akibat dampak dari krisis kaderisasi partai politik (Parpol), sehingga nilai kepercayaan masyarakat belum muncul terhadap kader baru yang belum teruji,” katanya.

Di sisi lain ungkap Munandi, jika incumbent memutuskan arah politik berbeda dan jalan masing-masing maka akan berbagai peluang kemenangan. “Kalau Fahmi berpisah, kemungkinan bandul kemenangan ada di Pak Muraz, jika maju mencalonkan kembali,” pungkasnya.

Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar