Jumat, 18 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Kemana Arah Politik Incumbent dan Peluang Menang di Pilkada Kota Sukabumi 2018-2023

Sabtu, 15 Juli 2017 - 13:08:06 WIB


Kemana Arah Politik Incumbent dan Peluang Menang di Pilkada Kota Sukabumi 2018-2023
© Herry Febrianto
Balai Kota Sukabumi.

SUKABUMIUPDATE.com – Kemana arah politik incumbent Mohammad Muraz dan Achmad Fahmi dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018-2023, hingga kini masih jadi pertanyaan berbagai pihak.

Seperti apa peluang jika incumbent terpisah dan Mufakat Jilid II kembali terjadi, ini analisa pengamat politik Munandi Saleh. Menurutnya, sangat terbuka Jilid II bisa atau tidak terjadi, karena berbicara politik dalam hitungan detik terjadi perubahan. Namun, jika benar-benar terjadi, kemenangan diatas 50 persen bisa diraih, sebab sudah teruji.

BACA JUGA: DPC Partai Hanura Dukung Gagasan Sekda Kabupaten Sukabumi

“Kalau dilihat kondisi saat ini, kemungkinan besar bisa Mufakat Jilid II. Karena bicara politik bukan matematik tapi peluang. Selama kompromi di antara petinggi terbangun dan opini publik sudah terbentuk, itulah yang bisa menentukan serta mendatangkan kemenangan kembali,” tuturnya kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (15/7/2017).

Namun di sisi lain jelas Munandi, Fahmi harus bisa menahan dulu untuk menjadi F1 dan tetap di posisi F2 apabila terjadi Jilid II. Karena lanjutnya, tidak menutup kemungkinan jika Muraz sudah dua periode, peluang dan dukungan akan turun ke Fahmi.

BACA JUGA: Munandi Saleh: Kaderisasi Stagnan, Parpol Kota Sukabumi Wajar Usung Non Kader

“Muncul isu Jilid II bisa terjadi akibat dampak dari krisis kaderisasi partai politik (Parpol), sehingga nilai kepercayaan masyarakat belum muncul terhadap kader baru yang belum teruji,” katanya.

Di sisi lain ungkap Munandi, jika incumbent memutuskan arah politik berbeda dan jalan masing-masing maka akan berbagai peluang kemenangan. “Kalau Fahmi berpisah, kemungkinan bandul kemenangan ada di Pak Muraz, jika maju mencalonkan kembali,” pungkasnya.

Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar