Kamis, 17 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Ekonomi

Disedot Online, Penumpang Angkutan Umum di Kota Sukabumi Berkurang Hingga 80 Persen
APBD Kabupaten Sukabumi Rp3,161 T, Ini Komposisinya
Ini Cara Ribuan Karyawan PT Muara Tunggal Kabupaten Sukabumi Tolak Rentenir
Di Sukabumi, si Pleci Bisa Seharga Motor Sport
Seluruh Tol Bocimi Ditargetkan Selesai 2019
Mengintip Masa Depan Jampang dari Secangkir Kopi
Anda Perlu Ayam Kampung? Datanglah ke Cicantayan Kabupaten Sukabumi
Kisah Pelipur Lara di Gang Lipur Kota Sukabumi
Dari Nyalindung Menuju Pasar Teh Dunia
Kenikmatan Sebuah Meja Cooking Class di Kota Sukabumi


Ke Indonesia, Mike Pence Teken Kerja Sama Bisnis 8 Miliar Dolar

Kamis, 20 April 2017 - 18:04:58 WIB


Ke Indonesia, Mike Pence Teken Kerja Sama Bisnis 8 Miliar Dolar
© sg.finance.yahoo.com
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Wakil Presiden Amerika Serikat Michael R. Pence (kiri).

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Presiden Amerika Serikat Michael Richard Pence atau Mike Pence meneken kerja sama bisnis dalam kunjungannya ke Indonesia. Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, nilai yang diteken antara Mike Pence dengan Wapres Jusuf Kalla mencapai US$ 8 miliar.

"Nilai yang ditandatangani di depan Wakil Presiden Indonesia (Jusuf Kalla) adalah US$ 8 miliar (sekitar Rp 107 triliun)," ujar Retno saat dicegat awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (20/4).

Retno mengatakan kesepakatan bisnis yang diteken oleh Mike Pence berkaitan dengan sektor energi. Hal itu mulai dari konversi limbah menjadi energi, geothermal, hingga infrastruktur.

Kesepakatan bisnis, Retno melanjutkan, juga melibatkan perusahaan pelat merah masing-masing negara. Adapun perusahaan negara yang terlibat adalah Pacific Infracapital, Perusahaan Listrik Negara, Exxon, serta Pertamina.

"Semuanya sudah dihitung, jadi ada perhitungan yang jelas (dibalik kesepakatan bisnis)," kata Retno menjelaskan.

Sebagai catatan, nilai investasi Amerika Serikat ke Indonesia masuk dalam kategori 10 besar. Amerika Serikat berada di peringkat ke tujuh dengan nilai investasi US$ 1,16 miliar untuk 540 proyek. Adapun bidang usaha yang paling diminati investor Amerika Serikat ada empat. Keempatnya adalah energi, makanan, alat angkut, dan kimia/farmasi.

 

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar