Jumat, 18 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Nasional

Kecelakaan Maut Jalan Raya Cimande Menyisakan Luka Mendalam Bagi Keluarga Pengendara Mobil Brio
Pray For Garut, Inilah 17 Korban Meninggal yang Terindentifikasi
Hino Pengangkut Pasir Hantam Lima Mobil, 3 orang Meninggal 3 orang Luka
Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang Ditawarkan pada Investor Asean
Bupati: Germas HS Mengacu kepada 12 Indikator
Diperkosa Sejak Usia 16 Tahun, Perempuan Ini Laporkan Gatot Brajamusti ke Polisi
Kronologi Kasus Pembunuhan Oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Diduga Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos, Nur Janah (mencaricinta Illahi) Warga Sukaraja Dua Bulan Hilang
Belum Terima THR, Ratusan Pegawai Garmen Mogok Bekerja
Apakah Warga Sukabumi Masih Ingat, Ada Apa dengan 4 Desember?


Kasus Villa di Ubud Bali, Jeremy Thomas Jadi Tersangka Penipuan

Jumat, 11 Agustus 2017 - 19:02:45 WIB


Kasus Villa di Ubud Bali, Jeremy Thomas Jadi Tersangka Penipuan
© bintang.com
Secara terbuka, Jeremy Thomas mewakili keluarganya, meminta maaf pada pihak Kepolisian. Pemain sinetron itu mengakui kesalahannya selama ini saat menyikapi kinerja polisi saat menangkap anaknya, Axel Mattew terlibat narkoba.

SUKABUMIUPDATE.com - Artis Jeremy Thomas ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penipuan terkait pengalihan aset villa di Ubud, Bali. Nilai sengketa antara Jeremy dengan seorang warga negara Australia bernama Patrick Alexander itu, disebut-sebut mencapai sebesar Rp 16 miliar.

"Benar sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat, 11 Agustus 2017.

Argo mengatakan kasus ini sebenarnya diusut oleh Polda Bali, namun telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Polda Bali bahkan telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi Bali.

Penyidik juga telah melimpahkan berkasnya ke kejaksaan, namun dikembalikan atau P19. "Pasalnya locus delicti-nya (lokasi kejadian) di Jakarta. Karena itu pihak Polda Bali melimpahkan ke Polda Metro Jaya," kata Argo.

Sengketa antara Jeremy Thomas dan Patrick Alexander terjadi pada tahun 2013 lalu. Kemudian pada Oktober 2014 lalu, Patrick melaporkan Jeremy dengan tuduhan pengalihan aset vila. Ia menuding telah mengalami kerugian hingga Rp 16 miliar akibat perbuatan Jeremy.

Sumber: Tempo

 

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com




TOPIK: NASIONAL

Berikan Komentar