Sabtu, 29 Juli 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Internasional

Marwan Persentasikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Dihadapan 50 Delegasi Negara Peserta GGN
Mungkinkah Nabi Adam Itu Siwa? Ataukah Buddha?
Bibir Pria Malang ini Digigit Kura-Kura Kesayangannya
Kereta Tergelincir, Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Rusia Blokir Dua Situs Porno Ternama
Nahas, Kereta Tergelincir dan Tabrak Rumah
Truk dan Bus Bertabrakan Tewaskan 12 Orang
Nonton Orang Bunuh Diri, Dua Warga Justru Tewas, Kok Bisa?
Sadis, Ayah Siarkan Aksi Bunuh Bayi Kandung dan Bunuh Diri Lewat Facebook
Tak Ada Menu Daging di Resepsi, Mempelai Pria Batalkan Pernikahan


Jumlah WNI ISIS Tertangkap di Turki Terbanyak Kedua di Dunia

Minggu, 16 Juli 2017 - 13:29:29 WIB


Jumlah WNI ISIS Tertangkap di Turki Terbanyak Kedua di Dunia
© wikipedia
Ilustrasi bendera isis.

SUKABUMIUPDATE.com - Indonesia ternyata menempati peringkat kedua di dunia dalam daftar jumlah militan asing ISIS yang ditangkap di Turki. Adapun peringkat pertama adalah milisi ISIS asal Rusia.

Seperti dilansir News.com.au, Sabtu (15/7), data dari Kementerian Dalam Negeri Turki menyebutkan dari total 4.957 militan asing ISIS yang ditangkap di Turki, warga Rusia adalah yang terbanyak di dunia, yakni 804 orang. Diikuti kemudian oleh warga Indonesia yang berjumlah 435 orang.

Olivier Guitta, CEO of GlobalStrat, perusahaan konsultasi keamanan dan risiko geopolitik mengatakan, statistik tersebut tidak menyebutkan periode penangkapan tersebut, namun menurutnya kemungkinan sejak 2015 hingga sekarang.

Dalam serangkaian postingannya di Twitter mengenai angka tersebut, Guitta mengatakan bahwa "sangat mengkhawatirkan bagi keamanan Indonesia bahwa begitu banyak warga negaranya yang telah bergabung atau mencoba bergabung dengan ISIS di Suriah".

"Jumlah warga Indonesia anggota ISIS yang ditangkap di Turki benar-benar mengejutkan," ujar Guitta.

Menurut analis terorisme Sidney Jones seperti dikutip News.com.au, banyaknya jumlah warga Indonesia yang ditangkap di Turki mungkin disebabkan oleh fakta bahwa banyak perempuan dan anak-anak yang ditangkap setelah pergi ke Suriah bersama keluarga mereka.

"Ketika Anda mengatakan milisi, pikiran Anda adalah petempur pria. Namun banyak warga Indonesia yang pergi bersama keluarga dengan tujuan membesarkan anak-anak mereka di negara yang murni Islam," tutur Jones.

Dalam daftar penangkapan militan asing ISIS di Turki tersebut, Tajikistan, Irak dan Prancis berada di urutan tiga, empat dan lima.

Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar