Senin, 20 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Pakansi

Bakso Kuburan Mantan, Kuliner Mengejutkan dari Eks TKI Asal Sukabumi
Curug Sawer, Tak Ada Tempat Seperti Ini
Mitos Ki Hamali di Balik Keindahan Curug Cikaso
Pantai Ujung Genteng Segera Miliki Masjid Terapung
Dapoer Mang Boel, Tongkrongan Hits Remaja Sukabumi
Ini Sungai Terpendek di Sukabumi, Mungkin Juga di Indonesia, Bahkan Dunia
Curug Banteng, Kabupaten Sukabumi, Pilihan Wisata Akhir Pekan
Mitos Kamar 308 Inna Beach Hotel Palabuhanratu
Sediakan Warung Sarapan Gratis, Pria di Kota Sukabumi Ini Patut Ditiru
Ada Taman di Curug Sawer Parakansalak Kabupaten Sukabumi, Bisa Keliling Naik kuda


Jenang Ciracap Kabupaten Sukabumi, Rasanya Enak dan Bikin Ketagihan

Sabtu, 04 November 2017 - 14:03:55 WIB


Jenang Ciracap Kabupaten Sukabumi, Rasanya Enak dan Bikin Ketagihan
© Ragil Gilang
Warga sedang mengolah makanan khas masyarakat Kudus Jawa Tengah.

SUKABUMIUPDATE.com - Jenang, makanan yang satu ini, sebetulnya khas masyarakat Kudus Jawa Tengah. Rasa dan bentuk hampir menyerupai Dodol. Jenang bagi masyarakat Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, terutama masyarakat keturunan suku Jawa, seperti yang tinggal di daerah Pangumbahan, Gunungbatu dan Ujunggenteng.  

Makana yang bahan dasarnya terbuat dari tepung beras ini, biasanya hadir di tengah-tengah masyarakat yang tinggal dibagian selatan Sukabumi ini, pada saat acara syukuran pernikahan, Khitanan atau saat perayaan Hari Raya Idul Fitri. Bagi masyarakat disana  melestarikan kuliner Jenang adalah menjaga tradisi.

BACA JUGA: Banana Nugget, Jajanan Kekinian yang Lagi Hits di Sukabumi

Makanan yang satu ini memang, sulit didapat di warung-warung,  kalau ingin menikmati Jenang tentunya harus pesan terlebih dahulu.  Menurut, salah satu tokoh masyarakat, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, yang biasa dipanggil Embah Tarjo (60 tahun), Jenang tidak dipasarkan secara bebas, jika ingin merasakan kelejatan Jenang bisa didapat saat acara syukuran pernikahan, khitanan, atau saat  Hari Raya Idul Fitri.

Jenang bagi, Embah Tarjo bukan hanya lejat, namun memiliki nilai filosifis, setiap orang bisa merasakannya, Jenang, bebas dari atribut sosial, semuah orang bisa menikmati.  "Jenang tidak dijual dengan bebas, Jika ingin merasakan kelejatan Jenang, tunggu saat hari Raya Idul Fitri, atau hajatan” tutur Embah Tarjo.

BACA JUGA: Chill! Ok, Buatan Dara Asal Cikole Kota Sukabumi yang Kini Hits

Bahan yang diperlukan untuk membuat Jenang ukuran tiga loyang ini diperlukan sebanyak  25 kilo gram beras , beras ketan 25 kilo gram, aci Singkong 10 kilo gram, Gula Merah 60 kilo gram, kelapa tua 100 biji, dibagi tiga loyang, dimasak diatas bara api. Untuk membuat Jenang sebanyak ini membutuhkan waktu sekitar 10 jam, dikerjakan sekitar 12 orang. 

Reporter: RAGIL GILANG
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar