Selasa, 23 Mei 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa


Jelang Ramadhan Uang Palsu Beredar di Pasar Cibadak Kabupaten Sukabumi, Pedagang Bumbu Jadi Korban

Jumat, 21 April 2017 - 16:35:43 WIB


Jelang Ramadhan Uang Palsu Beredar di Pasar Cibadak Kabupaten Sukabumi, Pedagang Bumbu Jadi Korban
© Suhendi
Ilham (35) saat menunjukkan uang palsu pecahan Rp. 50 ribu lama.

SUKABUMIUPDATE.com - Peredaran uang palsu jelang bulan Ramadhan di Pasar Tradisonal Cibadak, Kabupaten Sukabumi mulai marak. Ilham (35) salah seorang pedagang bumbu menjadi korban, dirinya baru tahu saat menyetorkan ke salah satu bank ternyata ada satu lembar uang pecahan Rp. 50 ribu lama yang dikembalikan karena meragukan alias palsu.

“Saya tidak tahu uang ini asli atau palsu, karena saya dapat dari orang yang belanja,” ujar warga Kampung Pintu RT 04/09, Kelurahan/Kecamatan Cibadak tersebut kepada sukabumiupdate.com, Jumat (21/4).

Dirinya mengaku kaget, karena uang terrsebut dikatakan palsu oleh pegawai bank di Pasar Cibadak. “Ya bagi saya jadi rugi saja, barang keluar duitnya palsu,” katanya.

BACA JUGA:

Polri Tangkap Empat Tersangka Pembuat Uang Palsu

Warga Pondokaso Landeuh Otak Pembuat Upal Dibekuk Polsek Parungkuda

Ini Alasan Kedua Tersangka Edarkan Upal di Parungkuda

Ilham berharap, pihak kepolisian bisa segera menangkap pelakunya karena bisa merugikan semua orang termasuk pedagang di Pasar Cibadak.

“Bukan hanya pecahan Rp. 50 ribu lama saja, yang baru juga juga ada palsu,” tandasnya.

Sementara itu, Fani Rizki Lestari (25) salah seorang Pegawai Bank Swasta di Pasar Tradisional Cibadak menjelaskan, uang pecahan Rp. 50 ribu lama yang diterima dari penyetor setelah di ceak ada satu lembar yang meragukan.

“Setelah dipegang dan diraba, uang tersebut licin dan warnanya pudar saat di cek pakai sinar ultraviolet. Makanya kami kembalikan kepada penyetor,” ungkapnya.

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: HERRY FEBRIANTO
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar