Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Jelang Penilaian Unesco Ruas Jalan Ciracap Kabupaten Sukabumi Diperbaiki

Sabtu, 15 Juli 2017 - 15:32:59 WIB


Jelang Penilaian Unesco Ruas Jalan Ciracap Kabupaten Sukabumi Diperbaiki
© Ragil Gilang
Para pekerja sibuk memperbaiki salah satu ruas jalur yang akan dilalui tim asesor Unesco.

SUKABUMIUPDATE.com – Jelang kedatangan tim asesor Unesco ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Unit Pengelola Teknis Dinas (UPTD) Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga wilayah enam Jampang Kulon, memperbaiki sejumlah ruas jalan yang bakal dilalui nantinya.

BACA JUGA: BBPJN Wilayah VI Respon Usulan Pemkab Sukabumi Soal Perbaikan Jalan Nasional

Pantauan sukabumiupdate.com, perbaikan sejumlah ruas jalan, di antaranya dari Kampung Tajur Desa Ciracap menuju Kampung Selagedang Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap tersebut hanya sementara.

BACA JUGA: Warga dan Polisi Turun Tangan Atasi Kubangan di Jembatan Pamuruyan Kabupaten Sukabumi

“Perbaikan ruas jalan kabupaten sepanjang 3,2 Kilometer (Km) ini hanya sementara, tanpa ada pengaspalan. Karena rencananya, pada tanggal 26 Juli ada dari Unesco yang akan melintas ke jalur ini untuk meninjau ke Kampung Batik Suka Tengah Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap,” terang Asep (47 tahun) selaku pengawas lapangan kepada sukabumiupdate.com di sela kesibukannya mengawasi pekerjaan, Sabtu (15/7/2017).

BACA JUGA: Petugas dan Warga Kompak Urug Jalan Jembatan Pamuruyan Kabupaten Sukabumi

Kendati saat ini kata Asep, hanya diurug dengan bebatuan, namun diharapkan nantinya bisa di aspal. “Mudah-mudahan segera bisa di aspal. Karena di wilayah Ciracap, ada dua objek yang menjadi peninjauan pihak Unesco," ujarnya berharap.

Reporter: RAGIL GILANG/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar