close [x]
Jumat, 20 Januari 2017 - WIB Kota SukabumiHujan Sedang, 23 - 32 °C
KURS $ : Jual: 13.280 Beli: 13.110
Follow Us:

Jangan Salah, Eropa Mengenal Gitar Berkat Islam!

Jumat, 19 Agustus 2016 - 12:44:15 WIB


Jangan Salah, Eropa Mengenal Gitar Berkat Islam!
© www.google.co.id
Oud.

SUKABUMIUPDATE.COM - Dikatakan bahwa bangsa Eropa takkan semaju seperti sekarang ini andai saja Islam tak masuk ke daratan Eropa pada abad pertengahan (abad 15-16 M) dan para cendekiawan Muslim tidak menyelamatkan warisan para pemikir Yunani kuno, terutama trio Socrates-Plato-Aristoteles. Mengapa demikian? Ceritanya cukup panjang dan Anda bisa baca di berbagai sumber. Tulisan ini hanya akan fokus pada sebuah fakta yang cukup unik, bahwa bangsa Eropa takkan mengenal gitar jika Islam tak masuk ke daratan Eropa.

Alkisah, Islam melalui Kekhalifahan Umayah mulai masuk ke Semananjung Iberia (Spanyol dan Portugal) pada sekitar pertengahan abad pertengahan ke-16 M. Kala itu, wilayah yang kini termasuk negara Spanyol dan Portugal bernama Provinsi Al-Andalus (Andalusia), bagian dari Kekhalifahan Umayah.

Nah, ketika itu Muslim masuk ke Spanyol turut membawa serta budaya, pendidikan, pertanian, kuliner, dan arsitektur. Kala itu, di Andalusia dikatakan tercipta toleransi beragama yang tinggi di mana umat Nasrani, Yahudi dan Muslim hidup saling berdampingan tanpa ketegangan religi yang signifikan. Kesenian juga berkembang dan saling memengaruhi di antara ketiga agama. Salah satunya adalah kemunculan alat musik gitar.

 

Spanish guitar (gitar klasik)

Anda penyuka musik pasti mahfum dengan hubungan antara Spanyol dan gitar. Spanyol identik dengan gitar. Bahkan yang disebut gitar klasik nama lainnya adalah gitar Spanyol. Gitar yang sama juga yang menyebar ke Amerika latin seiring dengan kolonialisasi wilayah itu oleh Spanyol. Kini, baik Spanyol maupun Amerika latin sangat identik dengan gitar klasik.

Ciri khas gitar klasik adalah senarnya terbuat dari nylon dengan 12 fret di bagian batangnya. Terminologi gitar klasik juga berhubungan dengan teknik memainkannya. Cara yang paling dasar adalah memetik dengan menggunakan jari. Lagu-lagu yang dimainkan pun khas Spanyol atau yang kita kenal juga dengan istilah latino.

 

Musisi Islam mengenalkan gitar

Gitar Spanyol dikembangkan dari alat musik yang dibawa musisi Muslim, yaitu "Oud." Orang-orang Spanyol mengenal Oud dengan nama lain, yaitu gitar moresca atau gitar moor. Kata moor merujuk kepada para pendatang Muslim dari Maroko. 

Oud adalah sejenis alat musik petik tanpa fret yang berbentuk kembung. Di Indonesia, alat musik Oud lebih dikenal dengan gambus. Jumlah senar Oud adalah 11 atau 12 yang dibadi dalam 5 atau 6 bagian. Alat musik Oud banyak terdapat di berbagai wilayah Timur Tengah seperti Persia dan Semenanjung Arab.

Kini, alat musik Oud menyebar ke seluruh dunia dari mulai Turki, Azerbaijan, Armenia, Afrika utara, Somalia, termasuk juga Indonesia.

Di Spanyol sendiri, alat musik Oud masih sering dipergunakan di wilayah-wilayah yang banyak terdapat Muslim seperti di Andalusia, Catalonia, Madrid, dan Valencia. Jumlah Muslim di Spanyol dikabarkan mencapai 2 juta lebih atau 4 persen dari keseluruhan jumlah penduduk.

Soal integrasi dan toleransi, Spanyol ini unik berbeda dengan negara-negara Eropa lainnya. Integrasi Muslim dengan nasionalisme Spanyol dianggap berhasil. Maka, sangat jarang konflik-konflik berbau etnis atau agama di Spanyol. Jika pun ada ancaman teroris belakangan ini datang dari luar, tanpa dukungan dari mayoritas Muslim Spanyol. (Egi GP)

*Penulis adalah Editor Penerbit Yudhistira, tinggal di Cicurug.

Penyunting: KHOLFI
Berikan Komentar


Rekomendasi untuk Anda

Heri Gunawan Tantang BUMD Bangun Jalan Tol Bogor-Cianjur-Sukabumi
Promoted Content

Heri Gunawan Tantang BUMD Bangun Jalan Tol Bogor-Cianjur-Sukabumi