Minggu, 20 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Keluarga

Wanita Sukabumi Wajib Tahu 10 Fakta Selingkuh Ini
Yava Cafe Cicurug, Menikmati Kopi dalam Ruang Multi Konsep
Salah Kaprah tentang Berendam di Air Belerang
Kondom Perempuan, Kisah dan Cara Menggunakannya
Nama yang Paling Banyak Dipilih untuk Bayi Lelaki Sepanjang 2017
Tiga Fashion Item Wajib Dimiliki Wanita Karir
Korban Kosmetik Ilegal Serukan Kewaspadaan Pada Konsumen
Berhijab Bukan Penghalang untuk Tampil Modis dalam Balutan Busana Kerja
Wali Kota: Masyarakat Kota Sukabumi Hobi Belanja
Hijabers Mom Community Sukabumi, Together We Share and Care


Jangan Lewatkan Sarapan Jika Ingin Menjaga Berat Badan Ideal

Minggu, 30 Juli 2017 - 17:40:07 WIB


Jangan Lewatkan Sarapan Jika Ingin Menjaga Berat Badan Ideal
© Nutrition Facts and Data
Ilustrasi seorang wanita sedang makan salad.

SUKABUMIUPDATE.com - Ingin menjaga lingkar pinggang tetap normal? Jangan lewatkan sarapan karena, kebiasaan sehat ini bisa membantu mempertahankan indeks massa tubuh (BMI) anda tetap ideal.

Para peneliti menganjurkan akan lebih bagus bila anda memperbanyak asupan makanan saat sarapan, ketimbang di waktu makan lainnya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan lebih dari tiga kali setiap harinya namun menumpuk asupan makannya saat makan malam, maka dia berisiko mengembangkan BMI yang lebih tinggi. Ini terkait dengan peningkatan risiko berbagai penyakit.

Hana Kahleova, dari Loma Linda University (LLU) di California, mengatakan sarapan, makan siang, melewatkan makan malam, menghindari makanan ringan dan berpuasa semalam hingga 18 jam, mungkin merupakan strategi pengelolaan berat badan seacara praktis.

Temuan ini mengonfirmasi pepatah kuno "sarapan seperti seorang raja, makan siang seperti seorang pangeran, dan makan malam seperti orang miskin".  Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition, tim peneliti melibatkan lebih dari 50 ribu orang sebagai partisipan.

Terlepas dari pola makan, rata-rata kenaikan berat badan memang meningkat dari tahun ke tahun sampai peserta mencapai usia 60 tahun. Setelah berusia 60 tahun, sebagian besar peserta mengalami penurunan berat badan setiap tahunnya, kata penulis Gary Fraser, Profesor di LLU.

Sebelum usia 60, mereka yang makan kalori di awal hari memiliki sedikit kenaikan beraAt badan. Setelah usia 60 tahun, perilaku yang sama cenderung menghasilkan tingkat penurunan berat badan yang lebih tinggi daripada rata-rata. Selama beberapa dekade, efek totalnya akan sangat penting," kata Fraser seperti dilansir Indian Express.

 Sumber: Tempo

E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar