Jumat, 18 Agustus 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

22 Tahun AQUA Ambil Air di Sukabumi Tanpa Izin
Tewas di Kolam Renang Cimalati, Pelajar SMA N 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi
Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Bertambah, Korban Jambret Payudara di Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
Siapa Preman di Balik Kasus Pungli Naker di Pabrik GSI Kabupaten Sukabumi?
DPRD Kabupaten Sukabumi Rekomendasikan Penutupan Sementara Pabrik Aqua
Kronologis Rusuh BBRP dan PP di Pamuruyan Kabupaten Sukabumi
Lagi, Pantai Citepus Kabupaten Sukabumi Telan Korban Jiwa
Marak Aksi Jambret Payudara, Ini Kesaksian Dua Wanita Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi
BBRP dan PP Perang di Pamuruyan Cibadak Kabupaten Sukabumi


Jalur Alternatif Pamuruyan Kabupaten Sukabumi jadi Buruan Pengendara

Minggu, 18 Juni 2017 - 18:18:55 WIB


Jalur Alternatif Pamuruyan Kabupaten Sukabumi jadi Buruan Pengendara
© Suhendi
Suasana jalur alternatif di Kampung Pintu, Kelurahan Cibadak.

SUKABUMIUPDATE.com - Terjadi kepadatan kendaraan di Jalur alternatif Pamuruyan Nagrak Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 17.30 WIB, penumpukan kendaraan tersebut tepatnya di Kampung Pintu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak.

Pantauan sukabumiupdate.com di lapangan, akibat ruas jalan raya Nasional padat merayap para pengguna jalan pun akhirnya mengambil alih, lebih memilih jalur alternatif Karangtengah, ke luar jalan Pamuruyan. Sabaliknya dari arah Pamuruyan menuju Karangtengah, namun kepadatan kendaraan dari dua arah tidak bisa dielakan sehingga terjadi penumpukan kendaraan mengular panjang.

Jalan kabupaten ini merupakan salah satu jalan alternatif vital, namun kondisinya masih ada yang rusak sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas (lalin).

“Kami selaku warga di sini melihat kondisi jalan masih rusak dan bantalan rel yang tinggi ini bisa berbahaya dan sering orang terjatuh ditambah jalannya masih ada yang rusak. Minggu ke belakang jalan alternatif Nagrak ini diperbaiki namun tidak semua, kenapa gak dibereskan semua? Padahal, lebaran tinggal seminggu lagi, melihat kondisi jalan rusak ini akan menimbulkan kemacetan,” ujar Dani Budiman (35), warga Kampung Pamuruyan RT 2/9, Kelurahan Cibadak kepada sukabumiupdate.com, Minggu (18/6).

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar