Sabtu, 21 Oktober 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi
Polsek Cicurug Gelar Olah TKP di PT Koin Baju Global Kabupaten Sukabumi
Tiga Rumah dan Dua Mobil Hilang Tergerus Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi


Jalur Alternatif Pamuruyan Kabupaten Sukabumi jadi Buruan Pengendara

Minggu, 18 Juni 2017 - 18:18:55 WIB


Jalur Alternatif Pamuruyan Kabupaten Sukabumi jadi Buruan Pengendara
© Suhendi
Suasana jalur alternatif di Kampung Pintu, Kelurahan Cibadak.

SUKABUMIUPDATE.com - Terjadi kepadatan kendaraan di Jalur alternatif Pamuruyan Nagrak Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 17.30 WIB, penumpukan kendaraan tersebut tepatnya di Kampung Pintu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak.

Pantauan sukabumiupdate.com di lapangan, akibat ruas jalan raya Nasional padat merayap para pengguna jalan pun akhirnya mengambil alih, lebih memilih jalur alternatif Karangtengah, ke luar jalan Pamuruyan. Sabaliknya dari arah Pamuruyan menuju Karangtengah, namun kepadatan kendaraan dari dua arah tidak bisa dielakan sehingga terjadi penumpukan kendaraan mengular panjang.

Jalan kabupaten ini merupakan salah satu jalan alternatif vital, namun kondisinya masih ada yang rusak sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas (lalin).

“Kami selaku warga di sini melihat kondisi jalan masih rusak dan bantalan rel yang tinggi ini bisa berbahaya dan sering orang terjatuh ditambah jalannya masih ada yang rusak. Minggu ke belakang jalan alternatif Nagrak ini diperbaiki namun tidak semua, kenapa gak dibereskan semua? Padahal, lebaran tinggal seminggu lagi, melihat kondisi jalan rusak ini akan menimbulkan kemacetan,” ujar Dani Budiman (35), warga Kampung Pamuruyan RT 2/9, Kelurahan Cibadak kepada sukabumiupdate.com, Minggu (18/6).

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: RUDI RUSMANA
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar