Sabtu, 18 November 2017 - WIB
Follow Us:

Top 10 Sukabumi

Lapar Tak Ada Nasi, Bayi di Nyalindung Kabupaten Sukabumi Dilempar Ayah Kandung ke Tungku Api
Terpeleset di Jembatan, Bocah Sindangpalay Kabupaten Sukabumi Terseret Arus Sungai Cibeubeur
Pelaku Pembuangan Bayi Laki-laki Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Ternyata Siswi SMK
Mengamuk dan Merusak, Satu Diamankan Tiga Orang Lainnya Dalam Pencarian Polresta Sukabumi
Berdarah-darah, Buruh PT Monami Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Meregang Nyawa
Di Dua Lokasi Berbeda, Dua Pelajar SMK di Cibadak Kabupaten Sukabumi Jadi Korban Pembacokan
Tarkimsih Kabupaten Sukabumi Langgar Hak Pejalan Kaki
Ribuan Buruh di Parungkuda Dibubarkan, Ternyata Ini Alasannya
Diduga Dibuang Ibu Kandung, RS Sekarwangi Cibadak Kabupaten Sukabumi Rawat Bayi Mungil
Perkosa Cucu Dua Kali Usai Nonton Film Biru, Kakek dari Ciambarjaya Kabupaten Sukabumi


Jadi Tontotan Gratis, Pedagang Sayur dan Tengkulak Adu Pukul di PSM Cibadak Kabupaten Sukabumi

Rabu, 16 Agustus 2017 - 14:34:05 WIB


Jadi Tontotan Gratis, Pedagang Sayur dan Tengkulak Adu Pukul di PSM Cibadak Kabupaten Sukabumi
© Suhendi
Pedagang dan tengkulak berdamai.

SUKABUMIUPDATE.com – Tak jelas penyebabnya, pedagang sayur dan tengkulak adu pukul di Blok BB, Pasar Semi Modern (PSM) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (16/8/2017). Beruntung keduanya segera dilerai, sehingga tidak menimbulkan kericuhan yang lebih besar.

Keterangan yang diterima, sebelum aksi adu pukul terjadi, pedagang sayur Muhidin (39 tahun) warga Kampung Sungapan RT 001/004, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, adu mulut dengan Salim (32 tahun) tengkulak, warga Kampung Pamuruyan RT 04/02, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak. Adu mulut ini memancing perhatian para pengunjung pasar dan pedagang, dan dijadikan tontonan gratis.

BACA JUGA: Rekannya Dipukuli Oknum Tentara, Kontributor Net TV Sukabumi Gelar Aksi Tutup Mulut

Namun karena kesigapan pengurus Perwapas dan dibantu pengurus jagal, kedua lelaki itu dibawa ke Kantor Perwapas. Keduanya pun didamaikan.

“Mereka telah menandatangani perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya, serya tidak melanjutkan persoalan ini. Perjanjian ini diatas materai,” ujar pengurus Perwapas Hedi Novit.

Ia mengatakan keributan itu dipicu kesalahpahaman antara kedua belah pihak. “Sekarang sudah selesai. Dan kami selalu mengutamakan penyelesaian persoalan secara kekeluargaan dan musyawarah,” katanya.

Reporter: SUHENDI/Kontributor
Redaktur: RONY M SAMOSIR
E-mail Redaksi: sukabumiupdateredaksi@gmail.com
E-mail Marketing: marketingsukabumiupdate@gmail.com





Berikan Komentar